PSSI dan BNPB Sepakati MoU, Liga 1 dan Liga 2 Siap Dilanjutkan

0
229
Duel Persiraja vs Bhayangkara FC pada pekan pertama Liga 1 2020. (Foto: Chaideer Mahyuddin/acehkita.com)

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 siap dilanjutkan kembali usai PSSI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Penyelenggaraan Olahraga Yang Aman Dari Covid-19.

Proses penandatanganan MoU antara PSSI dan BNPB berlangsung secara virtual pada Kamis (17/9). Selain ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, penandatangan nota kesepahaman ini juga dihadiri oleh Menpora Zainudin Amali dan Ketua BNPB yang juga menjabat sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Doni Monardo.

MoU ini dilakukan jelang Liga 1 2020 yang akan kembali bergulir mulai 1 Oktober 2020 di Yogyakarta dengan mempertemukan tuan rumah PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya. Sedangkan Liga 2 akan dimulai pada 17 Oktober-5 Desember 2020. Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam 4 grup dengan 4 tuan rumah. Finalis lolos ke Liga 1 pada 2021.

Menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang berlangsung Mei-Juni 2021.

“Negara-negara lain sudah melanjutkan kompetisi. Seperti Liga Inggris, Jerman, Spanyol dll. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi. Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga. Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule seperti dilansir laman resmi PSSI.

PSSI dan BNPB teken MoU, Liga 1 dan Liga 2 siap bergulir. (Foto: Dok. PSSI)

Doni Monardo meminta penyelenggaraan kompetisi tidak menghadirkan penonton dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan pemain dengan ketat. “Perlu dipastikan kompetisi sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggaran untuk menaati konsensus yang disepakati,” ujar Doni.

Ia juga meminta PSSI memastikan para peserta yang akan ikut di Liga 1 dan Liga 2 tidak memiliki riwayat penyakit bawaan karena akan sangat riskan jika tertular virus Covid-19.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BNPB dan berbagai pihak untuk komitmen dalam penyelenggaran kegiatan kompetisi sepak bola. Ia berpesan untuk penyelenggaraan kompetisi tanpa dihadiri para penonton mengingat masih adanya penyebaran Covid-19.

“Dengan pergertian dan pengalaman sangat tinggi dan arahan Pak Doni jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah sekuat tenaga menanggulangi pandemi ini sehingga tidak terjadi klaster baru dari kegiatan ini,” pesan Zainudin Amali.

Terkait dengan rencana kompetisi, Kemenpora akan memonitor penyelenggaraannya dan berharap BNPB akan membantu untuk melakukan supervisi.

Sementara itu, tim Liga 1 asal Aceh yakni Persiraja dalam kelanjutan Liga 1 tersebut akan bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Persiraja telah mengumpulkan lima poin di tiga laga yang sudah berjalan, hasil sekali menang dan dua kali imbang.

Sesuai jadwal yang telah dirilis PT LIB selaku operator kompetisi, Persiraja akan mengawali kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 pekan keempat dengan bertemu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, pada 4 Oktober mendatang.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.