Friday, April 3, 2020

Polisi Bekuk Dua Pencuri Brankas Senilai Rp 3 Miliar

Must Read

Warga Banda Aceh Dilatih Menulis Berita

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Yayasan Kajian Informasi Pendidikan dan Penerbitan Sumatera (KIPPAS) Medan, menggelar pelatihan jurnalistik untuk warga...

Qanun Pilkada Dititipkan di Biro Umum

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Qanun Pemilihan Kepala Daerah yang sejatinya akan diserahkan kepada gubernur, akhirnya hanya dititipkan di...

Berkas Dokter Tersandung Sabu ke Kejaksaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Aceh menyatakan telah melimpahkan berkas dokter yang ditangkap karena mengonsumsi...

panik

Sejumlah warga Lhambuk, Banda Aceh, panik usai gempa 7,2 SR, Ahad (9/5).

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kepolisian Resort Kota Banda Aceh membekuk dua dari tiga pelaku pembobolan rumah milik Erni Mahdalena (31) di Dusun Cot Mee, Gampong Paseu Beutong, Darul Imarah, Aceh Besar.

Dari rumah itu, pelaku berhasil menggasak brankas berisi harta senilai Rp3 miliar. Pencurian itu terjadi pada 13 Mei lalu, saat rumah dalam keadaan sepi.

Kedua pelaku berinisial Suh (29) dan MW (33) ditangkap di Sumatera Utara, pada Jumat, 1 Juni 2018. Keduanya warga Sumatera Utara. Sementara satu pelaku lagi masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian. Foto oleh Habil Razali/Acehkita.com

Pelaku berhasil membawa kabur brankas berisi emas 550 mayam, satu buah gelang berlian, dua buah gelang emas berbentuk pintu Aceh, dua buah bros emas 90 karat berbentuk Pintu Aceh, satu buah gelang Dubai, satu buah bros berbentuk Pintu Aceh dan Padi, sertifikat tanah dan lainnya.

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto mengatakan brankas yang dibawa kabur pelaku ditemukan pihaknya di aliran sungai di kawasan Jembatan Lamteh.

“Emas-emas dan barang berharga di dalam brangkas sudah diambil, hanya tinggal surat-surat saja saat kita temukan,” kata Trisno saat konferensi pers di Mapolresta, Rabu pagi, 6 Juni. “Hasil penjualan emas, sebagiannya sudah dibelikan motor.”

Trisno menambahkan pada mulanya pelaku masuk dengan cara memanjat pagar dari belakang rumah. Kemudian membuka pintu belakang, dan selanjutnya masuk ke kamar.

“Karena brangkas ada di dalam kamar, brankas ini kemudian dibawa kabur menggunakan becak,” kata dia. “Di luar baru dicongkel, hasilnya dibagi tiga.”

Keterangan sementara, kata Trisno, antara pelaku dan korban tidak ada keterkaitan. “Belum ada indikasi keluarga. kita belum tahu terhadap pelaku yang satu lagi.”[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This