Thursday, April 9, 2020

PNPM dan BKPG Tampung 77 Ribu Tenaga Kerja

Must Read

Irwandi Yusuf Dituntut 10 Tahun Penjara

JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan...

Imigrasi Data Imigran Rohingya

ACEH UTARA | ACEHKITA.COM -- Petugas Imigrasi Lhokseumawe, Kamis (2/2) mendata 55 warga negara Myanmar beretnis Rohingya yang terdampar...

Terjangkit Flu Burung, 30 Ayam Dimusnahkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sebanyak 30 ekor ayam yang terjangkit virus H5N1 (flu burung) dimusnahkan di perumahan warga...

Banda Aceh Kampanyekan Penolakan Hari Valentine

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menyerukan warganya untuk tidak merayakan Hari Kasih Sayang atau...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Program pembangunan secara integrasi antara PNPM Mandiri Perdesaan dan BKPG di Aceh telah menampung 77.487 tenaga kerja. Mereka tersebar di 6.464 gampong di seluruh Aceh.

Kegiatan pembangunan infrastruktur melalui dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan dan Bantuan Keuangan Peumakmu Gampong (BKPG) telah mampu membuka lapangan kerja bagi 77.487 orang yang tersebar mulai di setiap gampong hingga ke provinsi.

Para pekerja yang terserap dalam program ini 27 orang di tingkat provinsi, 166 orang di 23 kabupaten/kota, 1.726orang di 289 kecamatan, dan 75.568 orang yang tersebar di 6.464 gampong di Aceh.

“Besarnya serapan tenaga kerja ini karena pelaku utama PNPM Mandiri Perdesaan dan BKPG adalah masyarakat sendiri. Pemerintah hanya menempatkan fasilitator di setiap kecamatan dan kabupaten untuk mengarahkan program pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat secara swakelola,” jelas Kepala Badan Pemberdayaan Masyarkat (BPM) Provinsi Aceh, Drs Zulkifli HS MM.

Menurut Zulkifli, para fasilitator ini ditugaskan untuk memastikan terlaksananya proses tahapan kegiatan sesuai dengan prinsip-prinsip program, sekaligus pembinaan dan pendampingan.

“Pemerintah Aceh akan terus mendanai pembangunan gampong melalui dana BKPG dan dana lainnya. Pembangunan dari tingkat gampong akan terus digalakkan, apalagi setelah Pemerintah Pusat mengesahkan Undang-Undang Desa yang baru,” lanjut Zulkifli.

Undang-undang Desa yang baru itu pertama kali disosialisasikan di Aceh, Rabu, 27 Februari 2014 di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, dihadiri oleh seluruh Camat se-Aceh dan perangkat kabupaten/kota. [pariwara]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This