Petugas Bandara SIM Terlibat dalam Pengiriman Ganja

0
764

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Petugas keamanan Bandar Udara Sultan Iskandar Muda berhasil menggagalkan pengiriman ganja seberat 40 kilogram, Minggu (9/9) pagi. Pengiriman ganja yang ditemukan dalam bagasi pesawat Lion itu melibatkan dua petugas Bandara Sultan Iskandar Muda.

Kepala Security Bandara Sultan Iskandar Muda Husaini menyebutkan, ganja itu milik dua penumpang pesawat Lion yang menggunakan jasa dua petugas bandara untuk meloloskan barang haram tersebut.

“Ganja itu kita temukan dalam bagasi pesawat,” kata Husaini kepada wartawan, Minggu sore.

Menurut Husaini, keberadaan ganja diketahui pada pukul 00.35 WIB. Saat itu, petugas keamanan curiga karena ada sebuah sepeda motor yang diparkir di tempat gelap. Setelah dicek, sepeda motor tersebut milik petugas yang malam itu lagi tidak bertugas (off).

“Karena dia tidak dinas, kita telusuri dan kemudian dicek ke bagasi, ternyata ada barang yang sudah dimasukkan,” kata dia.

Ganja tersebut dimasukkan tanpa melalui alat pemindai (x-ray), tapi dibawa dari luar langsung ke dalam pesawat.

Pengiriman ganja, kata Husaini, melibatkan dua petugas Bandara Sultan Iskandar Muda, yaitu YZ (petugas keamanan) dan MIZ (petugas ground handling PT Angkasa Pura II). “Kita menghubungi Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh untuk menangkap mereka,” ujarnya.

Setelah kedua orang ini ditangkap, kata Husaini, diketahui bahwa ganja tersebut milik AB dan seorang lagi yang belum diketahui identitasnya. AB alias Pak Guru, 50 tahun, ditangkap saat melakukan check in di Bandara. []

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.