Tuesday, April 7, 2020

Perambahan Hutan di Aceh Besar Masih Marak

Must Read

Masyarakat Cuek terhadap Janji Caleg

Penelitian di Aceh Barat, Subulussalam, Aceh Utara, dan Kabupaten Bener Meriah diikuti 200 responden. 60 persen mengaku cuek.

Wagub Sarankan Dinas Pakai Mobil Rental

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengalokasian dan penggunaan APBA, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf,...

30 Tim Voli Ramaikan Turnamen Danyon Raider

Komandan Bataliyon 112/Raider, Mayor Infanteri Wiji Kurnia Suliswaryadi secara resmi membuka Turnamen Danyon Raider Cup 2015, Mata Ie, Kamis...

Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Gas Bercampur Lumpur

Warga Desa Tanjong Meunyo, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dikejutkan dengan semburan gas bercampur lumpur yang berasal dari...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

ACEH BESAR [ ACEHKITA.COM — Kepala Dinas Kehutanan Aceh Besar Mazuan, mengatakan kasus perambahan hutan di tiga kecamatan di Aceh Besar masih tinggi. Perambahan hutan paling tinggi masih terjadi di Kecamatan Seulimuem.

“Perambahan hutan di Aceh Besar masih marak di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Seulimuem, Jantho, dan Kecamatan Kuta Cot Glie. Tetapi yang masih tinggi yaitu terjadi di Kecamatan Seulimum,” kata Mazuan saat dihibungi wartawan dari Banda Aceh, Sabtu (8/9).

Akibat masih maraknya perambahan hutan di Aceh Besar, kata Mazuan, membuat pemerintah sempat kesulitan untuk mengatasi masalah illegal logging di wilayah tersebut.

“Masih maraknya perambahan hutan di Aceh Besar diketahui setelah adanya laporan dari petugas Pamhut (Pengamanan Hutan) yang melakukan pengintaian di tiga kecamatan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, selain melakukan pengintaian, pihaknya juga banyak menemukan kayu hasil illegal logging saat melakukan patroli. “Kami akan terus melakukan patroli karena pada musim seperti sekarang ini sangat tinggi angka perambahan hutan,” ungkapnya.

Untuk mengurangi angka perambahan hutan, Pemkab Aceh Besar akan melakukan patroli rutin. Mazuan juga berharap dukungan dari semua pihak untuk memberantas kasus illegal logging yang masih marak dilakukan di Kabupaten Aceh Besar.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This