Wednesday, February 19, 2020

Perambahan Hutan di Aceh Besar Masih Marak

Must Read

Real Madrid-pun Ikutan Om Telolet Om

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Selain dicuitkan secara masif yang melibatkan selebritas dunia, kata Om Telolet Om juga diramaikan...

Malik Mahmud Berpidato, Peserta Halal Bihalal Pulang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kegiatan halal bihalal Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) yang digelar di Padepokan Pencak Silat...

Malam Istimewa untuk Zifana [1]

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Dalam keremangan kelap-kelip lampu warna-warni yang diiringi hentakan keras musik house seperti klub malam...

FOTO | Mengolah Kopi

Rosna, 45 tahun, mengolah kopi secara tradisional di Desa Lamgapang, Ulee Kareng, Banda Aceh, Rabu (1/2). Pada 2011, nilai...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

ACEH BESAR [ ACEHKITA.COM — Kepala Dinas Kehutanan Aceh Besar Mazuan, mengatakan kasus perambahan hutan di tiga kecamatan di Aceh Besar masih tinggi. Perambahan hutan paling tinggi masih terjadi di Kecamatan Seulimuem.

“Perambahan hutan di Aceh Besar masih marak di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Seulimuem, Jantho, dan Kecamatan Kuta Cot Glie. Tetapi yang masih tinggi yaitu terjadi di Kecamatan Seulimum,” kata Mazuan saat dihibungi wartawan dari Banda Aceh, Sabtu (8/9).

Akibat masih maraknya perambahan hutan di Aceh Besar, kata Mazuan, membuat pemerintah sempat kesulitan untuk mengatasi masalah illegal logging di wilayah tersebut.

“Masih maraknya perambahan hutan di Aceh Besar diketahui setelah adanya laporan dari petugas Pamhut (Pengamanan Hutan) yang melakukan pengintaian di tiga kecamatan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, selain melakukan pengintaian, pihaknya juga banyak menemukan kayu hasil illegal logging saat melakukan patroli. “Kami akan terus melakukan patroli karena pada musim seperti sekarang ini sangat tinggi angka perambahan hutan,” ungkapnya.

Untuk mengurangi angka perambahan hutan, Pemkab Aceh Besar akan melakukan patroli rutin. Mazuan juga berharap dukungan dari semua pihak untuk memberantas kasus illegal logging yang masih marak dilakukan di Kabupaten Aceh Besar.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

More Articles Like This