Peta Zonasi Risiko COVID-19 di Aceh: 17 Zona Oranye dan 6 Zona Merah

Peta Zonasi Risiko COVID-19 di Aceh 17 Zona Oranye dan 6 Zona Merah
6 kabupaten/kota di Aceh yang saat ini berstatus zona merah di peta risiko COVID-19.

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Perkembangan zonasi wilayah risiko tinggi penyebaran COVID-19 atau zona merah di Aceh berpindah dan bertambah. Hingga data per 20 Oktober 2020, ada 17 zona oranye atau risiko sedang dan 6 zona merah.

“Perubahan zona warna itu berdasarkan rilis terbaru Satgas COVID-19 Nasional pada laman covid19.go.id/peta-risiko,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani dalam keterangan yang diterima acehkita.com, Rabu (21/10).

Ia menyampaiakn, pada pekan lalu ada empat kabupaten/kota di Aceh yang berstatus zona merah yakni Pidie Jaya, Lhokseumawe, dan Aceh Singkil. Namun, kini status zona merah berpindah ke enam kabupaten/kota lainnya.

“Zona warna daerah tersebut berdasarkan analisis data surveilans COVID-19, data pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan, dan data rumah sakit online,” tuturnya.

SAG menjelaskan, Pidie Jaya yang sebelumnya zona merah dengan risiko tinggi peningkatan kasus Covid-19 bersama Kota Lhokseumawe, dan Aceh Singkil, kini sama-sama menjadi zona oranye dengan tingkat risiko sedang.

Sementara 6 daerah masing-masing Aceh Tamiang, Kota Langsa, Subulussalam, Bireuen, Aceh Utara, dan Bener Meriah, berubah dari zona oranye dengan risiko sedang menjadi zona merah dan memiliki risiko tinggi terjadi lonjakan kasus COVID-19.

“Aceh Timur yang minggu lalu satu-satunya zona kuning atau risiko rendah di Aceh, yakni turun menjadi zona oranye,” tambah SAG.

Menurutnya, berdasarkan peta zonasi terbaru minggu ini, semua daerah di Aceh memiliki risiko tinggi hingga risiko sedang peningkatan penularan virus corona. “Semua pihak hendaknya bisa lebih cermat dalam kebijakan dan bersikap, sehingga dapat membalikkan situasi menjadi lebih baik, pada minggu depan,” ujarnya.

Berikut zonasi risiko COVID-19 di Aceh:

Zona Merah: Aceh Tamiang, Subulussalam, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, dan Bener Meriah.

Zona Oranye: Pidie Jaya, Lhokseumawe, Aceh Singkil, Aceh Timur, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Sabang, Pidie, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Simeulue, Banda Aceh, Aceh Besar, dan Gayo Lues.

Dilansir situs resmi covid-19.go.id, disebutkan bawah hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah akan diperbaharui secara mingguan.

Perkembangan COVID-19 di Aceh

Kasus penularan virus corona di Aceh masih terus bertambah. Per hari ini, Rabu (21/10), kasus positif COVID-19 di Aceh bertambah 79 orang. Dengan demikian, totalnya menjadi 6.844 kasus.

Dari total kasus COVID-19 di Aceh hingga saat ini, sebanyak 1.567 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit atau diisolasi mandiri, sembuh 5.037 orang, dan 240 orang meninggal dunia.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.