Banda Aceh Bersiap Jadi Kota Layak Anak

Banda Aceh Bersiap Jadi Kota Layak Anak
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Banda Aceh, Risda Zuraida. (Foto: M Ahlul Fiqar)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Banda Aceh terus berupaya melakukan berbagai persiapan menuju Kota Layak Anak (KLA), salah satunya dengan memberikan pelatihan kepada Forum Anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Cut Azharida, mengatakan pelatihan yang digelar selama dua hari untuk Forum Anak funa meningkatkan kapasitas anak di Kota Banda Aceh untuk berpartisipasi melalui peran anak sebagai pelapor dan pelopor (2P).

“Pelatihan ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi anak untuk berpartisipasi, menyampaikan suara nya. Sebagai upaya membentuk karakter anak agar terhindar dari hal-hal menyimpang di usia dini,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (21/10)

Ia menjelaskan Forum Anak merupakan mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan anak. Forum Anak menjadi wadah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang, mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan gampong dengan keanggotaan dari berbagai kelompok anak.

Adapun peserta yang hadir dalam pelatihan ini merupakan perwakilan Forum Anak dari setiap gampong yang telah dicanangkan menuju gampong layak anak.

Selain perwakilan Forum Anak gampong, kegiatan ini juga diikuti beberapa anak disabilitas serta anak penyintas kekerasan.

“Forum anak inilah yang nantinya mewakili dan mengakomodir suara dan partisipasi seluruh anak di Kota Banda Aceh. Forum anak sendiri memiliki dua peran, yaitu sebagai pelopor dan pelapor untuk isu-isu anak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB, Risda Zuraida, SE lebih lanjut menjelaskan, Forum Anak ini juga punya peran yang lain, yaitu berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan dengan menyampaikan usulan-usulan terkait dengan pemenuhan hak anak.

“Kenapa ini penting, karena anaklah yang paham apa yang mereka butuhkan. Tugas kita orang dewasa adalah mendengar dan mempertimbangkan, ketika memang usulan itu layak untuk dipenuhi maka ini akan menjadi prioritas,” ujarnya.

“Sejak forum anak ikut terlibat dalam proses perencanaan pembangunan, ada banyak usulan yang mungkin sebelumnya belum terpikirkan oleh orang dewasa, mulai muncul ketika sudah melibatkan kelompok anak. Seperti di gampong-gampong saat ini sudah ada perpustakaan, ada taman bermainnya, kemudian ada gampong yang mulai mengalokasikan anggaran yang diperuntukan untuk meningkatkan kapasitas anak di gampong,” katanya.

Kegiatan ini juga dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi salah satu indikator kota layak anak. Banda Aceh terus berkomitmen untuk mengembangkan menuju Kota Banda Aceh layak anak.

“Jadi, Forum Anak ini sebagai indikator bagaimana Banda Aceh mengakomodir kelompok anak dalam semua program dan kegiatan,” sebutnya.[RIL]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.