Saturday, April 4, 2020

Pesawat Tempur Angkatan Laut Prancis Tinggalkan Aceh

Must Read

Kontes Waria, MPU Kecolongan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Majelis Permusyawaratan Ulama Banda Aceh merasa kecolongan dengan kontes waria Aceh 2010 yang digelam...

Peringati Al Quds, Muslim Aceh Turun ke Jalan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Masyarakat Aceh yang tergabung dalam Solidaritas Muslim Aceh Peduli Palestina rencananya hari ini akan...

Pesta Muda ke Delapan Besar

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM- Tim SSB Pesta Muda Pidie lolos kebabak delapan besar, setelah membungkam kesebelasan SSB Azones Ajun...

Puluhan Bangunan Hancur Diterjang Puting Beliung

BIREUEN | ACEHKITA.COM - Angin puting beliung melanda Kabupaten Bireuen, Rabu, 6 Desember 2017, sekira pukul 16:30 WIB. Puluhan...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Setelah sempat terparkir selama dua hari di pelataran pesawat (Apron) Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, Senin siang (20/5) dua pesawat tempur Angkatan Laut Prancis jenis Rafale telah terbang untuk kembali menuju base di kapal induk Charles de Gaule.

Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H menyampaikan, kedua pesawat tempur tersebut mengalami kerusakan pada hidrolik dan engine oil system, sehingga harus mendapatkan perbaikan dari teknisi Rafale.

“Untuk perbaikan, satu helikopter Angkatan Laut Prancis jenis NH90 tiba di Lanud Sultan Iskandar Muda pada 09.30 WIB, mengangkut tujuh teknisi,” sebutnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/5).

Setelah kurang lebih satu jam perbaikan, dua Rafale dinyatakan baik dan layak terbang kembali ke base di kapal induk Charles de Gaule yang bersandar di 75 Nautical miles barat Aceh.

Danlanud Sultan Iskandar Muda menambahkan, pada 11.03 WIB seluruh pesawat dan helikopter Angkatan Laut Prancis telah meninggalkan Lanud Sultan Iskandar Muda.

“Secara administrasi telah kita cek kelengkapannya baik dari pihak TNI AU, Lanud Sultan Iskandar Muda maupun imigrasi dinyatakan clear dan pesawat dinyatakan baik dan layak terbang, sehingga kami perbolehkan untuk kembali ke base,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tujuh pesawat tempur Rafale Angkatan Laut Perancis mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Sabtu (18/5). Pendaratan darurat tersebut dilakukan pada pukul 11.45 WIB, dikarenakan di sekitar kapal induk Charles De Gaule yang menjadi base pesawat diselimuti cuaca buruk.

Empat pesawat sudah kembali ke kapal induk pada Sabtu (18/5) pukul 19.00 WIB, kemudian satu pesawat pada Minggu (19/5) pukul 11.45 WIB kembali ke base kapal induk.


[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This