Friday, December 3, 2021
spot_img

Persiraja Setop Kalah Beruntun dengan Hasil Imbang: Bertahan di Zona Degradasi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Hasil imbang saat bertanding dengan Persita Tangerang membuat Persiraja Banda Aceh menyetop kekalahan beruntun di Liga 1. Tapi skor 1-1 hingga peluit akhir laga itu ditiup mempertetap Persiraja di zona degradasi.

Dua gol dalam pertandingan berlangsung pada Sabtu (16/10/2021) sore di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, itu sama-sama dicetak lewat sundulan dengan menerima umpan lambung sepak bebas.

Gol Persiraja disundul Paulo Henrique pada menit kelima dengan menerima umpan M Rifaldi. Sedangkan Alex Goncalves, pemain Persita, menyundul bola lambung tendangan bebas Bea Sin-yeong pada menit 42.

Sepanjang laga, kedua tim beberapa kali memperoleh peluang menambah gol. Tapi tendangan dan sundulan sering kali meleset dari gawang atau kali lain ditangkap kiper.

Meski merengkuh satu poin saja pada pekan ketujuh Liga 1, bagi tim berjuluk Laskar Rencong ini adalah hasil yang lebih baik kalau dibanding dengan empat laga terakhir: Persiraja kalah beruntun. Itu sebabnya, Persiraja terlempar ke posisi paling bawah klasemen sementara liga tertinggi Indonesia.

Klub asuhan Hendri Susilo itu mengawali Liga 1 dengan kekalahan di hadapan Bhayangkara FC pada 29 Agustus lalu. Pertandingan berikutnya, Persiraja menang melawan PSS Sleman. Ini satu-satunya kemenangan Persiraja ketika laga musim ini sudah bergulir hingga pekan ketujuh.

Selepas mengalahkan PSS Sleman itu, kekalahan justru menimpa Persiraja dalam empat laga berturut-turut. Mukhlis Nakata dan kawan-kawan tanpa poin sama sekali sewaktu menghadapi PSIS Semarang, Persipura Jayapura, Persela Lamongan, dan Persija Jakarta.

Meski Persiraja tak selalu bernasib mujur, tapi sang penyerang, Paulo Henrique, terlihat menonjol di deretan top skor. Ia selama beberapa pekan sempat menguasai deretan pemain paling banyak gol.

Paulo saling mendahului dengan Ezechiel Ndouassel, penyerang Bhayangkara FC–klub pemimpin klasemen sementara Liga 1. Satu gol dalam laga melawan Persita, Sabtu sore, membuat Paulo menduduki deretan kedua top skor. Posisi ini berada di bawah Ezechiel–meski jumlah gol sama-sama 6.

Liga 1 yang bergulir di tengah pandemi Covid-19 membuat laga berlangsung tanpa penonton dan hanya di stadion-stadion Pulau Jawa–sehingga laga kandang dan tandang tak ada bedanya. Karena itu klub juga berjaga jarak dengan para pendukungnya, terlebih bagi Persiraja yang jauh dari ujung barat Indonesia. Apakah ini yang membuat Persiraja bertahan di zona degradasi?[]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,966FollowersFollow
22,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU