Tuesday, April 7, 2020

Persiraja Kembali Didenda Komdis PSSI Akibat Aksi Pelemparan Botol Penonton

Must Read

Inilah Putusan Akhir MK soal Pilkada Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menguatkan putusan sela yang diucapkan 17 Januari lalu. MK juga...

50 Hektare Hutan Tangse Terbakar

ACEHKITA.COM | PIDIE - Kebakaran hutan lindung terjadi di Kabupaten Pidie. Seluas 50 hektare areal hutan yang ditumbuhi tanaman...

Desperado Juara Umum Kontes Burung Berkicau

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Desperado Birds Club berhasil meraih juara umum kontes mini burung berkicau yang digelar...

KIP Siap Hadapi Gugatan T.A Khalid

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Komisi Independen Pemilihan Aceh siap menghadapi gugatan yang dilayangkan T.A Khalid dan Fadhlullah dalam...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Persiraja Banda Aceh kembali harus menerima sanksi dari Komdis PSSI. Sanksi diberikan saat Laskar Rencong kontra PSMS Medan di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Rabu malam (14/8).

Sanksi tersebut sebagaimana hasil sidang Komisi Disiplin pada Selasa (20/8) yang dimuat di laman resmi PSSI pada Rabu (21/8). Terdapat 26 sanksi yang dijatuhkan kepada klub, ofisial dan pemain yang dinilai telah melakukan pelanggaran.

Persiraja mendapat sanksi atas jenis pelanggaran yang sama seperti sebelumnya. Pada laga yang dimenangi tim asuhan pelatih Hendri Susilo dengan skor 2-0, Persiraja didenda atas pengulangan jenis pelanggaran pelemparan botol yang dilakukan pendukungnya.

Sebelumnya Persiraja sudah menerima sanksi jenis pelanggaran serupa pada laga di markasnya 6 Juli 2019 lalu. Alhasil, Komdis PSSI pun menjatuhi denda sebesar 37.500.000 rupiah atas tindakan pelemparan botol pendukung Persiraja pada laga melawan PSMS.

Menanggapi sanksi Komdis PSSI yang berulang tersebut, Sekretaris Umum Persiraja Rahmat Djailani menyayangkan kejadian pelanggaran yang sama kembali berulang. Dia menyebut pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya kepada penonton agar tidak melakukan pelemparan botol.

“Kita menyayangkan kejadian yang sama berulang-ulang. Padahal kita sudah mengimbau dan melakukan edukasi serta sosialisasi agar penonton tidak melakukan pelemparan,” ujar Rahmat saat dikonfirmasi pada Kamis (22/8).

Hingga saat ini, bila ditotal Persiraja sudah mendapat empat sanksi dari Komdis PSSI dengan total denda mencapai Rp 112,5 juta. Pertama kali Persiraja didenda pada laga menjamu Cilegon United, Sabtu malam (6/7) lalu.

Dalam laga kandang tersebut, Komdis PSSI menjatuhkan denda kepada Persiraja sebesar Rp 50 juta atas dua jenis pelanggaran dalam satu pertandingan. Pertama Persiraja didenda sebesar Rp 25 juta atas jenis pelanggaran 5 kartu kuning dalam satu pertandingan, dan Rp 25 juta berikutnya didenda atas jenis pelanggaran pelemparan botol yang dilakukan pendukungnya.

Kemudian tim bermarkas di Stadion H Dimurthala Banda Aceh ini kembali didenda sebesar Rp 25 juta dalam laga tandang kontra PSGC Ciamis pada 13 Juli 2019. Denda diberikan kepada Persiraja atas jenis pelanggaran mendapatkan 5 kartu kuning dalam satu pertandingan.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This