Thursday, April 2, 2020

Pembukaan PORA XIII Aceh Besar

Must Read

Bocah Lamseupeung Terkena Serpihan Granat di Kantor PA

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Insiden penggranatan kantor Partai Aceh Kecamatan Lueng Bata menyebabkan seorang bocah menjadi korban. Sayed...

Pembahasan Bendera Aceh Diperpanjang Lagi

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Pembahasan mengenai lambang dan bendera Aceh serta regulasi terkait kewenangan Pemerintah Aceh belum juga selesai....

OPINI | Provokator Damai

ISTILAH “Peace Provocateurs” menjadi populer ketika Sidney Jones merilisnya dalam laporan International Crisis Group (ICG) tentang peristiwa di Ambon,...

Mahasiswa Kutuk Penjualan Besi Jembatan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM.- Belasan mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala dan IAIN Ar-Raniry Banda Aceh, mengelar aksi...

Jantho – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, membuka secara resmi Pekan Olahraga Aceh ke 13 di Jantho Aceh Besar, Senin 19/11/2018 malam. Lewat ajang olahraga empat tahunan itu diharapkan lahir bibit-bibit olahraga terbaik di Aceh dan menjadi sarana untuk menilai hasil pembinaan yang dilakukan di masing-masing daerah.

“Atlit berprestasi itu tidak muncul secara tiba-tiba. Ia hanya lahir dari proses latihan yang berkesinambungan dan kompetisi yang ketat. Karena itu jika ingin menjadi atlit berprestasi, latihan dan kompetisi harus diperbanyak,” kata Nova Iriansyah.

PORA, kata Nova, adalah wahana untuk memacu prestasi dan unjuk kebolehan, sebelum meningkat ke kompetisi yang lebih tinggi. Para atlet diminta bertanding secara sportif dan kreatif dengan tetap saling menghargai persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

“Juara sejati adalah mereka yang punya tekad kuat, gigih dalam berlatih, serta jujur dalam bersikap. Saya berharap, spirit “Sang Juara” itu ada pada diri kalian semua,” kata Nova.

Nova menyebutkan, pelaksanan PORA sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Dimana disebutkan tentang pentingnya pembinaan berjenjang untuk semua cabang olahraga. Bukan hanya PORA, pemerintah Aceh melaksakan berbagai event olahraga lainnya dalam berbagai tingkatan usia. Hal itu menunjukkan betapa seriusnya pemerintah Aceh dalam membina atlit.

Proses pembinaan itu tentunya akan belanjut ke tingkat yang lebih tinggi. Di mana atlet yang berprestasi di tingkat PORA akan mengikuti pembinaan dan seleksi khusus untuk diutus mewakili Aceh pada PON ke-20 tahun 2020 di Papua.

Selain itu, kata Nova, PORA secara langsung dapat memacu pembangunan sarana olahraga bertaraf nasional. Saat PORA ke 12 di Aceh Timur, pemerintah kabupaten setempat sukses membangun Idi Sport Center. Sementara di Aceh Besar, pemkab membangun Jantho Sport City. Gedung yang dibangun di lahan seluas 9 hektar itu di langkah dengan fasilitas olahraga yang lengkap. Dengan semua fasilitas itu, diharapkan Jantho Sport City tidak hanya mampu mencetak atlit yang tangguh, tapi bisa pula sebagai sarana wisata olahraga.

“Ke depan tentu akan lebih banyak kegiatan olahraga bergengsi yang dipusatkan di gedung ini. Mudah-mudahan kehadiran Jantho Sport City dapat memicu semangat Pemerintah Aceh khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sebagai tuan rumah untuk pagelaran berbagai cabang olahraga tingkat nasional,” kata Nova.

Jantho Sport City termasuk yang diandalkan sebagai salah satu venue untuk kegiatan Pekan Olahraga Nasional ke 21 di tahun 2024. Pada PON 21 itu, Aceh bersama Sumatera Utara dipercayakan sebagai tuan rumah. Tentu akan lebih baik lagi kalau keberadaan sarana ini diwarnai dengan prestasi atlit-atlit Aceh yang lebih membanggakan,” kata Nova.

Sementara Ketua KONI Aceh, Muzakir Manaf, meminta para atlit menampilkan prestasi terbaik sehingga mereka nantinya bisa terpilih menjadi duta untuk mewakili Aceh di PON mendatang. Tak cukup di situ mereka juga harus terus berlatih sehingga pada ajang PON nanti bisa meraih medali emas buat Aceh.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, mengatakan PORA ke 13 diikuti oleh 4.087 atlet dari 23 kabupaten/kota se Aceh. Mereka akan bertanding dalam 29 cabang olahraga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

More Articles Like This