Tuesday, July 7, 2020

Pekerja Aceh Independen Tuntut Gaji

Must Read

Sejarah Korea di Makam Raja Muryeong

Berwisata ke Korea Selatan tampaknya belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi beberapa kota yang letaknya tak begitu jauh dari...

Unsyiah Tanam 1.045 Pohon Agar Lingkungan Kampus Hijau

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Universitas Syiah Kuala dan Perusahaan Listrik Negara Wilayah Aceh menanam sebanyak 1.045 pohon di...

Demo DOM

Tentara melintasi pendemo, memperingati 11 tahun pencabutan Daerah Operasi Militer (DOM), di Simpang Lima, Banda Aceh, Jumat, (7/8)....

Kerudung Pashmina Masih Jadi Incaran

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kerudung Pashmina yang kian populer di kalangan hijabers (Komunitas Hijab) masih menjadi incaran...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sekitar 60 pekerja media harian Aceh Independen menuntut petinggi koran itu untuk membayar tunggakan gaji, selambat-lambatnya Rabu (22/7) mendatang.

“Jika gaji kami tidak juga dibayar, kami akan membawakan masalah ini ke penegak hukum,” kata Fauzi Yudha, juru bicara Serikat Pekerja Aceh Independen di sekretariat bersama wartawan di Banda Aceh, Rabu (15/7).

Harian Aceh Independen, koran lokal diterbitkan PT. Ilham Media Grafika (IMG). Diduga kolaps dan terpaksa tutup sejak 3 Juni 2009, setelah setahun lebih terbit. Sejak ditutup, 60 karyawan dan wartawan di daerah dinyatakan ‘dirumahkan’.

Namun, dua bulan sebelum tutup, Koran yang sebelumnya eksis dengan isu poltik itu tak lagi membayar gaji pekerjanya.

Akibat tertunggaknya gaji, sejumlah karyawan dan wartawan Koran itu terpaksa mengutang ke sana kemari dan bekerja sampingan di tempat lain, untuk menutupi biaya hidup keluarganya.

“Selama ini biaya hidup saya dan keluarga cuma dari pendapatan dari kerja sampingan dan sesekali mengutang,” tutur Udin, layouter koran itu.

Fauzi mengatakan, pihaknya meminta Komisaris PT. IMG, T.A. Khalid, Direktur PT. IMG, Seto Praguyono dan Pemimpin Umum, Hamdani S Rukiah melunasi tunggakan gaji mereka selama April, Mei 2009, ditambah sejak mereka dirumahkan, Juni lalu.

Sebelumnya pihaknya telah menanyakan hal ini ke pimpinan mereka Hamdani S Rukiah. Saat itu, Hamdani beralasan TA Khalid masih di luar daerah mengurusi hal sangat penting. “Hamdani berjanji, gaji kami selama April akan dibayar pada 15 Mei,” kata Fauzi.

Karena hingga tanggal 15 Mei, gaji mereka tak juga dibayar, pekerja Aceh Independen menagih lagi janji Hamdani. Pemimpin redaksi Aceh Independen malah menyuruh bawahannya untuk bersabar, karena TA Khalid akan melunasi gaji.

Merasa dipermainkan, hanya diberi pinjaman 250 ribu, pekerja Aceh Independen menyurati manajemen untuk rapat. Celakanya, pertemuan pada 21 Juni di Kantor redaksi Aceh Independen di Jalan K. Amin, Beurawe, Banda Aceh itu buntu. TA Khalid hanya berjanji melunasi, namun hingga kini belum ditepati.

“Kami tidak mau tahu Koran ini akan terbit lagi. Yang kami minta sekarang gaji kami dibayar dulu,” tukas Fauzi.[]

ACEHKITA.com menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund senilai US$5.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

220 PNS Kemenag Aceh Dilantik Secara Virtual karena Pandemi Corona

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 220 CPNS formasi 2018 dalam lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dilantik dan diambil...

Bangunan Makam Cut Meutia di Aceh Utara Rusak Tertimpa Pohon

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Bangunan makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia, rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang beberapa waktu lalu. Kejadian ini turut...

Wilayahnya Rawan Bencana, Unsyiah dan Unand Kolaborasi Penelitian Kebencanaan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sama-sama berada di wilayah rawan bencana, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh dan Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat...

Anggota DPR RI Apresiasi UTBK Unsyiah di Tengah Pandemi COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Muhammad Kadafi, meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer...

Webinar Harganas 2020 di Aceh: Jaga Keluarga dari COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) dan BKKBN Aceh menyelenggarakan webinar Hari...

More Articles Like This