Thursday, August 5, 2021
spot_img

Panwaslih, Jangan Coba-coba tidak Netral

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Soedarmo kembali menegaskan pentingnya netralitas penyelenggara dan pengawas dalam pemilihan kepala daerah 2017 ini. Ia meminta Panitia Pengawas Pemilihan Aceh untuk bersikap netral dan membersihkan alat peraga kampanye dari lokasi yang dilarang.

Soedarmo mengunjungi kantor Panwaslih Aceh pada Jumat lalu. Dalam kunjungan singkat itu, ia bertemu dengan para komisioner dan staf pengawas pemilihan. Soedarmo berpesan kepada Panwaslih agar bersikap netral dalam pengawasan pemilihan kepala daerah serentak untuk memilih gubernur dan 20 bupati/walikota di Aceh.

“Jangan coba-coba tidak netral, karena Anda sudah disumpah dan jalankan secara konsisten,” ujar Soedarmo.

Soedarmo juga meminta agar seluruh jajaran komisioner Panwaslih baik di tingkat provinsi mau pun kabupaten, tidak memihak pada salah satu calon.

Terkait dengan adanya kejadian-kejadian di yang merusak suasana demokrasi seperti pembakaran bendera partai serta perusakan baliho calon, Soedarmo meminta agar Panwaslih bekerjasama dengan aparat kepolisian. Semua laporan yang masuk kepada Panwaslih, haruslah diproses secepatnya.

“Jangan ada laporan yang tidak ditindaklanjutin. Cepat proses (selesaikan) semua masalah yang masuk dan jangan tunda-tunda,” pinta Soedarmo.

Soedarmo menyebutkan, dirinya bersama seluruh aparat keamanan  selalu berada di barisan belakang Panwaslih. “Tidak ada lagi intimidasi sekarang. Saya ingin pemilu sukses dan damai.”

Sukses atau tidaknya pemilu, lanjut Soedarmo, sangat tergantung dari kerja Panwaslih dan KIP. “Sekarang ini, primadonanya adalah Panwaslih dan KIP. Karena itu, saya minta sekali lagi, kerjalah sesuai track (value) nya.”

Penertiban Alat Peraga

Selain itu, Soedarmo juga meminta seluruh jajaran Panwaslih Aceh untuk berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja, untuk menertibkan seluruh atribut kampanye yang dipasang di tempat-tempat yang memang tidak diperbolehkan untuk pemasangan atribut.

Menjawab hal itu, Samsul Bahri, Ketua Panwaslih Aceh, menyebutkan, pihaknya akan berkomunikasi dengan Satpol PP. Karena, Panwaslih, ujarnya, tidak punya kewenangan menurunkan alat peraga, melainkan hanya punya kewenangan memberikan rekomendasi. Ia mengakui bahwa banyak alat peraga yang dipasang di tempat terlarang seperti di batang pohon. []

Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,623FollowersFollow
22,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU