Tuesday, February 18, 2020

MPR Sosialisasi Pilar Bangsa melalui Kesenian

Must Read

FOTO | Tanam Kopi Gayo

Warga menanam bibit kopi Arabika di pusat pembibitan di Bandar Lampahan, Bener Meriah, Sabtu (28/4). Bulan ini, warga di...

6 Tahanan Poltabes Kabur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Enam tahanan di Mapoltabes Banda Aceh melarikan diri pada Kamis (22/4) dinihari. Polisi masih...

Atraksi Gajah

Gajah jantan memperagakan cara mandi di depan ratusan murid sekolah se-kota Banda Aceh di lapangan mini Unsyiah Darussalam, Sabtu...

Proyek Jalan Bireuen-Takengon Dilaporkan ke KPK

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Masyarakat Transparansi Anggaran (Mata) melaporkan indikasi korupsi pada proyek pembangunan jalan Bireuen-Takengon sepanjang 1,5...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Beragam cara ditempuh MPR dan DPR RI mensosialisasi empat pilar kebangsaan. Jika biasanya diselenggaran dengan seminar, kini melalui gaya lain, yakni seni dan budaya.

Kegiatan tersebut seperti yang berlangsung di Museum Aceh, Jumat (11/12/2015) malam. Sosialisasi dilaksanakan di tengah-tengah penampilan seni, seperti Tari Saman, Didong, istrumental Gayo, Guwel dan pertunjukan seni lainnya.

Penyair kondang asal Aceh Fikar W. Eda yang hadir pada pertunjukan malam tadi mengaku, Aceh menjadi salah satu contoh keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Bahkan menurutnya, budaya Aceh sudah mulai dipertunjukan di Gedung DPR/MPR.

“Tahun 2013 pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia kita ini, diselenggarakan penampilan budaya selain wayang, yaitu Didong semalam suntuk di Senayan, dan kini sudah berlangsung selama dua kali,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Aiyub mengatakan, salah satu sosialisasi empat pilar kebangsaan menurut aturan ialah melalui pagelaran seni dan budaya. “Malam ini dilaksanakan acara ini sudah pasti untuk mempersatukan kita dalam Bhinneka Tunggal Ika,” kata Muslim.

Keempat pilar itu adalah Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Salah satu penampilan yang mendapat sambutan penonton ialah saat tiga mahasiswa Universitas Gajah Putih, Takengon berorasi tentang Pancasila. Selain membacakan isi Pancasila, mereka juga berorasi dengan pembawaan alunan Gayo serta orasi tentang makna Pancasila.

Selain pertunjukan seni, penyelenggara juga menyediakan kopi Arabika, khas Aceh yang diberikan kepada penonton yang hadir tadi malam. []

RAYFUL MUDASSIR | FOTO ILUSTRASI: Fikar W Eda tampil pada acara Gayo Art Summit 2015 di AAC Unsyiah. Serambi Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

Istri Plt Gubernur Aceh Tinjau Rumah Layak Huni di Subulussalam

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati kembali meninjau penerima bantuan rumah layak huni di kawasan Desa Ciparpari Timur, Kecamatan Sultan Daulat,...

More Articles Like This