Liga 1 2020 Ditunda, Persiraja Pilih Bertahan di Yogyakarta

0
211
Adam Mitter pemain Persiraja di Liga 1 2020. (Foto: Chaideer Mahyuddin)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tim Liga 1 2020 asal Banda Aceh, Persiraja, yang sudah berada di Yogyakarta karena memilih markas kandang (homabase) di sana, memilih untuk bertahan di Jogja seiring ditundanya kompetisi. Hal ini sebagaimana disampaikan Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam.

PSSI pada Selasa (29/9) resmi mengumumkan menunda penyelenggaraan kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 di tengah pandemi virus corona (COVID-19) lantaran tidak mendapat izin keramain dari pihak kepolisian.

Nazaruddin menyebut Persiraja sedang dalam kekecewaan yang besar terhadap jalannya kompetisi Liga 1 2020 yang tiba-tiba saja ditunda saat Persiraja sudah tiba di Yogyakarta, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Atas penundaan Liga 1 tersebut, Presiden Persiraja memberi waktu kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku penyelenggara kompetisi untuk memutuskan nasib kompetisi, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap nasib tim dan pemain.

“Kita memberi waktu kepada PT LIB atau PSSI, selambat-lambatnya dua minggu harus jelas, liga lanjut atau dibubarkan. Kalau sampai November juga belum ada kepastian, maka kalau liga ini dimulai Desember, kita (Persiraja) enggak ikut lagi. Jadi kita kasih waktu kepada PSSI untuk memutuskan Liga lanjut atau dibubarkan,” ujar Dek Gam dalam keterangan resmi kepada awak media, Rabu (30/9).

Saat ini, sambungnya, Persiraja yang sudah berada di Yogyakarta akan tetap bertahan (stay) hingga dua Minggu ke depan sambil menunggu kepastian lanjutan kompetisi.

“Sambil menunggu kepastian liga, selama dua minggu ini saya putuskan anak-anak tetap di Jogja, tetap mengikuti latihan sesuai program tim pelatih,” kata Dek Gam.

“Karena kalau kita pulang ke Aceh, yang pertama kondisi fisik akan menurun, selanjutnya akan menyulitkan untuk kembali ke kondisi prima nantinya. Ya, mau tidak mau saya selaku presiden klub harus menerima kenyataan ini,” lanjutnya.

Sementara itu secara terpisah, Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani yang sudah di Yogjakarta bersama tim, mengaku memahami dan mengikuti apapun keputusan Presiden Nazaruddin Dek Gam.

Rahmat menyebut saat ini tim pelatih juga sedang menyusun program latihan baru selama di Yogyakarta. “Kita mengagendakan untuk menggelar laga uji coba di sini, dengan beberapa tim seperti PSS Sleman, PSIM Yogyakarta dan beberapa tim lokal lainnya,” sebutnya.

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.