Saturday, April 4, 2020

Lakukan Hubungan Sejenis, 2 Perempuan Malaysia Dihukum Cambuk

Must Read

FOTO | Pawai Ramadan

Siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh memperlihatkan aksi teatrikal dalam pawai menyambut bulan suci Ramadan 1433 H di depan...

Kawal Suara

Tim Kampanye Daerah Pemenangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono menggelar pertemuan dengan mitra koalisi untuk membahas pengawalan suara yang diraih pasangan...

1,6 Juta Hektar Hutan Aceh Dirusak Pengusaha

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Lebih 1,6 juta hektar hutan Aceh hancur akibat dirambah oleh para pengusaha di masa lalu,...

Pemerintah Aceh Salurkan Rp 1,2 Miliar Zakat Kepada 1.800 Mustahik

Zakat, infak, sedakah dan wakaf adalah ibadah yang memiliki aspek horizontal. Ibadah ini mendidik dan membentuk umat untuk peka...

MALAYSIA | ACEHKITA.COM — Otoritas Malaysia mencambuk dua perempuan yang diduga melakukan hubungan sesama jenis. Hukuman ini termasuk dalam hukum Islam yang dijalankan di wilayah Kuala Terengganu.

Hukuman kepada dua perempuan berusia 22 dan 32 tahun ini mendapat protes dari para aktivis. Menurut mereka, hukuman tersebut kejam dan tidak adil.

Kedua perempuan tersebut ditangkap pada April lalu oleh petugas penegak hukum Islam. Mereka ditemukan dalam mobil di sebuah lapangan umum.

Keduanya mengaku bersalah bulan lalu karena melanggar hukum Islam. Lantas keduanya dijatuhi hukuman enam cambukan untuk masing-masing orang dan denda 3.300 ringgit Malaysia atau sekitar Rp11,8 juta.

“Keduanya dicambuk di Pengadilan Tinggi Syariah di Kuala Terengganu,” kata seorang pejabat pengadilan, dilansir dari laman Channel News Asia, Senin 3 September 2018.

Kepala Amnesty International Malaysia Gwen Lee mengecam hukuman tersebut. Hukuman tersebut, menurut dia, tidak adil dan kejam.

“Malaysia harus mengakhiri penggunaan hukuman cambuk dan mencabut undang-undang yang memaksakan hukuman yang menyiksa ini secara menyeluruh,” tukasnya.

Pelaksanaan hukum cambuk terhadap kedua perempuan ini adalah yang pertama kali dilakukan Malaysia yang dalam hukum syariah melarang hubungan sesama jenis, tulis Tempo.[]

MEDCOM.ID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This