Thursday, February 27, 2020

Hari Ini 4 September, Google Didirikan

Must Read

Unjuk rasa Unsyiah

Puluhan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala melakukan unjuk rasa di depan Gedung AAC Dayan Dawod, Darussalam, Banda Aceh, Jum'at (15/10)....

FOTO | Gunung Sampah

Alat berat mengeruk gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Gampong Jawa, Banda Aceh, Selasa (29/10). Volume sampah setiap hari...

15 Bacaleg DPRA Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Setelah penelitian berkas dilakukan selama 1 hingga 7 Agustus 2018, Komisi Independen Pemilihan (KIP)...

FOTO | Musnahkan Tanaman Ganja

Seorang personel Kepolisian Resort Aceh Besar membawa batang ganja yang dicabut di ladang seluas tiga hektar di pegunungan Desa...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Google pertama kali didirikan oleh 2 orang mahasiswa Stanford University yaitu Larry Page dan Sergey Brin pada 4 September 1998, alias tepat hari ini dua puluh tahun yang lalu.

Pada awal pendiriannya, perusahaan ini dibentuk sebagai perusahaan saham pribadi. Penawaran umum perdananya dimulai pada 19 Agustus 2004.

Google Inc merupakan sebuah perusahaan publik Amerika Serikat (AS), berperan dalam pencarian Internet, Cloud Computing, serta teknologi iklan online dan perangkat lunak.

Sejak awal, misi dari perusahaan ini “to organize world’s Information and make it universally accessible and useful” (untuk mengatur seluruh informasi di dunia dan membuatnya bisa diakses dan berguna bagi semua orang), dengan slogan tidak resminya adalah “Don’t Be Evil” (janganlah menjadi jahat).

Mengutip Republika, perkembangan sejak perusahaan ini dibuka telah mencetuskan berbagai macam produk, merger, dan persekutuan di balik mesin pencari perusahaan ini. Google menawarkan perangkat lunak produktivitas online di antaranya email, paket aplikasi perkantoran, dan situs jejaring sosial.

Produk Google juga diperluas ke komputer pribadi, dengan aplikasi untuk menjelajah web, mengatur & menyunting foto, dan pesan instan. Google memimpin perkembangan dari Android, sistem operasi mobile, juga Google Chrome OS sistem operasi berbasis web, yang ditemukan pada netbook khusus yang dinamakan Chromebook.

Kesuksesan Google, dalam laporan Tirto “Lahirnya Google, Sang Mesin Segala Tahu” dijelaskan, selain berkat inovasi yang dilahirkannya, terjadi lantaran dunia mesin pencari pra-Google masihlah buruk. Beberapa layanan mesin pencari yang populer digunakan sebelum masuk era Google ialah Yahoo! dan AltaVista. Pada 1994, David Filo dan Jerry Yang, mahasiswa Stanford University, menciptakan Yahoo!. AltaVista, mesin pencari buatan Digital Equipment Corporation, lahir tak lama setelah Yahoo.

Perlahan, Google menambah layanan bagi masyarakat dunia maya. Pada April 2004, Google meluncurkan layanan surat elektronik, Gmail. Di bulan Februari 2005, mereka merilis Google Maps. Menyusul kemudian merilis Youtube yang dibeli senilai 1,6 miliar dolar (November 2006), serta Chrome dan Android (September 2008).

Layanan yang disediakan oleh Google juga menghasilkan keuntungan tak langsung. Ambil contoh di dunia ride-sharing di Indonesia: Go-jek. Setiap hari, perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim ini memproses 100 juta transaksi (Go-Ride, Go-Car, Go-Food, dll). Layanan Google Maps yang digunakan Go-Jek ini tidak gratis. Selepas mencapai 25 ribu mapviews tiap hari, Google mematok tarif 7 dolar setiap 1.000 tambahan permintaan mapview.

“Google, yang bermula dari kamar asrama Stanford University, jadi perusahaan raksasa penguasa dunia maya,” tutup laporan Tirto itu.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This