Sunday, January 26, 2020

Laga Perserang vs Persiraja Diwarnai 5 Kartu Merah dan Pelemparan Bus Pemain

Must Read

Polisi Janji Tindak Pelaku Perambahan Hutan

SIGLI | ACEHKITA.COM -- Aparat Kepolisian Pidie berjanji akan menindak tegas pelaku perambahan hutan. Pasalnya meski jeda tebang diberlakukan,...

Pemilik Warung Mengaku Sulit Terapkan Seruan Bupati

BIREUEN | ACEHKITA.COM - Pemilik warung kopi di Bireuen mengaku sulit menerapkan seruan bupati yang tertuang dalam surat edaran...

7 Jan, Sony Umumkan Xperia Z

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sony akan mengumumkan kehadiran telepon pintar yang menjadi flagship 2013 pada ajang Consumer Electronic...

14 Partai Gugat Hasil Pemilu di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Empat belas partai politik dan satu calon senator memasukkan gugatan hasil pemilihan legislatif di...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Usai menuai kekalahan 1-0 atas Perserang di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Senin (2/9), bus pemain Persiraja Banda Aceh justru dilempari benda-benda tumpul oleh suporter tim tuan rumah.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmad Djailani, menyampaikan pihaknya sangat menyesalkan atas kejadian pelemparan terhadap pemain. Kerena menurutnya seiring pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Perserang, semua pemain dan ofisial kedua tim sudah saling memaafkan.

“Ketika pertandingan selesai semua pemain dan ofisial sudah saling memaafkan, bahkan kapten tim sudah menjumpai pelatih Perserang untuk meminta maaf,” ujar Rahmad, Senin malam (2/9).

Bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Persiraja dilempari benda-benda tumpul saat pulang menuju hotel. Bus mereka dikejar suporter tuan rumah.

“Menuju pulang dari stadion ke hotel, bus kita dilempari oleh oknum suporter, mungkin ini penonton umum. Tapi dari video yang beredar bisa dilihat kacanya pecah batunya besar,” kata Rahmad.

Namun demikian, akhirnya mereka tiba dengan selamat di hotel setelah mendapat pengawalan ketat oleh polisi yang mengawal dari belakang dan depan bus serta juga dalam bus.

Sementara itu, pertandingan antara Perserang kontra Persiraja di Stadion Maulana Yusuf berhasil dimenangkan tuan rumah dengan skor 1-0. Duel kedua tim berlangsung keras.

Terbukti lima kartu merah dikeluarkan wasit Gedion F Dapaherang dari DKI Jakarta yang memimpin peryandingan. Tiga diberikan untuk Persiraja, dua untuk Perserang.

Dua kartu merah dikeluarkan wasit Gedion saat laga baru berlangsung enam menit. Bek Persiraja Andika Kurniawan dan penyerang Perserang Agung Supriyanto diganjar kartu merah oleh wasit pada menit yang sama.

Kemudian wasit Gedion kembali mengeluarkan dua kartu di waktu bersamaan pada menit 55. Tegar Hening Pangestu dari Persiraja dan Muhammad Ridwan dari Perserang digancar kartu merah oleh wasit.

Sedangkan kartu merah kelima di pertandingan ini diberikan wasit kepada Fery Komul dari Persiraja, setelah mendapat kartu kuning kedua pada menit 82.

Selain 5 kartu merah itu, wasit Gedion juga mengeluarkan 6 kartu kuning sepanjang duel Perserang vs Persiraja. Empat untuk Persiraja, dua untuk Perserang.

Adapun gol satu-satunya di laga ini tercipta pada menit 44. Gol kemenangan Perserang diciptakan Didik Ariyanto lewat titik penalti ke gawang Persiraja.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

AJI-UNICEF Gelar Pelatihan Liputan Hak Anak untuk 25 Jurnalis Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menggelar workshop peliputan hak anak untuk 25 jurnalis...

Djulaidi Kasim Jabat Plt Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi menunjuk Drs Djulaidi Kasim, M. Ag sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor...

Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Bupati Bireuen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bupati Bireuen, Saifannur, di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota...

Bupati Bireuen Saifannur Meninggal Dunia

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bupati Bireuen, Saifannur, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya, Kota Medan, Sumatera Utara. Ia menghembuskan nafas...

Panglima Militer Thailand Belajar Penanganan Konflik dan Teken Kerja Sama di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand atau Royal Thailand Army (RTA), Jenderal Apirat Kongsompong, melakukan kunjungan ke Aceh, pada Selasa...

More Articles Like This