Sunday, March 29, 2020

Korban Tindak Kekerasan Nilai Isi Qanun KKR Kurang Detail

Must Read

Irwandi Kritik Program Saingannya

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Bekas Gubernur Aceh yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan 9 April nanti, Irwandi Yusuf,...

Kepala Dinas Pendidikan Ditahan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Muhammad Ilyas ditahan pihak Kepolisian Kota Besar Banda Aceh,...

FOTO | Belajar di Lantai

Murid kelas satu SD Negeri 3 Neuheuen, Aceh Besar, mengikuti proses belajar-mengajar di lantai beralaskan tikar, Kamis (8/9). Guru...

Penguatan Perdamaian Dibahas di Unsyiah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Penguatan perdamaian dan keamanan manusia dibahas dalam simposium internasional sehari di Gedung AAC Dayan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BIREUEN | ACEHKITA.COM– Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh bersama Kontras Jakarta menggelar kegiatan roadshow kunjungan korban tindak kekerasan di Aceh untuk sosialisasi Qanun Komisi kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) ke Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, Bireuen, Ahad (10/11/2013). Sebelumnya, kegiatan yang sama juga pernah digelar di Lhokseumawe.

Koordinator Kontras Aceh, Destika Gilang Lestari, mengatakan, kegiatan sosialisasi mengenai pembahasan Qanun KKR itu diikuti oleh sembilan orang korban yang mengalami tindak kekerasan di Bireuen. “Kami di sini berdiskusi dengan masyarakat Korban mengenai isi draft Qanun KKR yang dijanjikan akan di paripurnakan bulan Desember mendatang,” kata Gilang dalam siaran pers yang dikirim ke media.

Menurut Gilang, salah seorang korban di Bireuen, Mukhlis, mengatakan, isi qanun KKR tidak detail yang dibuat mengenai kriteria korban. Selain itu juga tidak dituliskan secara jelas, siapa pelakunya.

“Harapan korban untuk mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya ini hanya mengharapkan dari qanun KKR, seperti yang disampaikan Mukhlis keinginan korban, KKR bisa mencari korban penghilangan paksa yang terjadi pada masa konflik dulu,” jelas Gilang.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This