Wednesday, April 8, 2020

Korban Konflik Itsbat Nikah di Nisam Antara

Must Read

Lintasan Beureunuen-Tangse Rusak Parah

BEUREUNUEN | ACEHKITA.COM -- Ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Pidie dengan Aceh Barat mengalami rusak parah. Lubang bermacam ukuran...

Warga Lamteuba Blokade Jalan ke Seulawah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Masyarakat dari delapan desa di Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar, memblokade jalan akses...

Warga Sabet

Warga mengintip di jendela rumahnya di Desa Sabet Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Kamis (7/1). Sejumlah desa tertinggal di Aceh,...

Atasi Krisis ListrikAceh Jajaki Kerjasama dengan China

BANDA ACEH, acehkita.com. Kunjungan Duta Besar Republik Rakyat China Zhang Qiyue ke Aceh, Senin (16/3), digunakan Gubernur Irwandi Yusuf...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 52 pasangan kembali menjalani sidang itsbat nikah pada Senin 17 September 2018 di halaman kantor camat Nisam Antara, Aceh Utara.

Itsbat nikah ini merupakan bagian dari pelayanan terpadu dimana setelah mendapatkan buku nikah pasangan tersebut juga bisa langsung mendapatkan akta kelahiran, KTP dan KK dalam satu hari pada tempat yang sama. Pihak pemerintah yang terlibat disini adalah Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Disdukcapil Aceh Utara dan Kandepag Aceh Utara melalui KUA Nisam Antara.

Sekretaris Eksekutif Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan (RPuK), Leila Juari mengatakan pelayanan terpadu itsbat ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan di Aceh Utara. Istbat pertama dan kedua telah berlangsung pada tahun 2016.

“Ini adalah bagian dari kerja-kerja RPuK agar warga korban konfllik Aceh mendapatkan akses pelayanan dasarnya paskakonflik. RPuK mencoba menfasilitasi kepentingan masyarakat korban dan pemerintah yang menginginkan ketertiban administrasi dapat terwujud,” kata Leila.

Leila menambahkan di antara puluhan pasangan yang menjalani itsbat terdapat pasangan usia lanjut yang telah menikah sejak tahun 1950. Yaitu Ishak bin Tgk Cut Ben (88 tahun) dan istrinya Latifah (83 tahun) asal Gampong Seumirah, Nisam Antara.

Ishak saat ini telah memiliki 6 orang anak, 31 cucu dan 11 cicit. Ia ingin mendapatkan buku nikah untuk keperluan naik haji yang sudah didaftarkannya sejak tahun 2013.

Pelayanan terpadu itsbat nikah ini dilaksanakan oleh RPuK dan Indonesia untuk Kemanusiaan melalui Program Peduli bekerjasama dengan Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang diikuti oleh 52 pasangan dari 4 gampong lokasi Program Peduli yaitu Seumirah, Alue Papeun, Darussalam dan Alue Dua. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This