Wednesday, April 8, 2020

Australia Tawarkan Pertukaran Pemuda Muslim Indonesia, Peminat Bisa Segera Mendaftar

Must Read

Didong Gayo Perlu Dilestarikan

TAKENGON | ACEHKITA.COM -- Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin berdidong bersama dengan grup Panangan Masa,...

Dana Pilkada Kurang, Aceh Besar Lapor Mendagri

LAMBARO | ACEHKITA.COM -- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengaku kekurangan dana untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 9 April nanti....

FOTO | Kunjungan Singkat Wapres

Wakil Presiden Boediono bersama istri melambaikan tangannya kepada wartawan usai kunjungan singkat ke Banda Aceh, Jumat (13/4). Dalam kunjungan...

DPRK Banda Aceh Didominasi Parnas

BANDA ACEH, acehkita.com.Perolehan suara sementara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, masih didominasi sejumlah Partai Nasional. Tempat...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Pemerintah Australia mulai hari ini kembali membuka pendaftaran program pertukaran muslim Australia-Indonesia. Para pemimpin muda Muslim Indonesia diundang untuk mendaftar program tersebut melalui Australia-Indonesia Institute.

Program pertukaran ini untuk menikmati pengalaman bagaimana Islam dan agama lain dipraktikkan di Australia. Para peserta akan melakukan perjalanan ke Australia pada 2019 mendatang.

Dalam siaran pers yang dikirim Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada Senin 17 September 2018, disebutkan, selama di Australia peserta akan mengunjungi Melbourne, Sydney dan Canberra untuk bertemu dengan para pemimpin agama dan masyarakat, serta penduduk dari komunitas asli Australia.

Para peserta akan dapat secara langsung merasakan keragaman budaya dan agama Australia. “Di Australia, penduduk dari semua budaya dan agama dapat mengekspresikan keyakinan dan menjalankan agama mereka secara bebas,” kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Allaster Cox.

Selain itu, juga akan mengunjungi beberapa masjid paling mengesankan di Australia, seperti Masjid Carlton, mesjid cantik bergaya Turki Auburn Gallipoli dan Masjid Newport yang memiliki arsitektur inovatif.

Islam adalah agama kedua yang paling sering dipraktikkan di Australia setelah Kristen, sebutnya.

Dijelaskannya, terdapat lebih dari 600.000 Muslim di Australia yang berasal dari berbagai latar belakang termasuk Timur Tengah, Asia Selatan, Eropa Timur dan Asia Tenggara.

Muslim adalah bagian berharga dari komunitas Australia dan membawa berbagai ide, keterampilan, dan bakat yang memperkuat keberagaman masyarakat kita.

“Seperti Indonesia, Australia bangga dengan keragaman agama dan budaya yang hidup dan program ini akan berhasil membawa orang-orang muda dari kedua negara kita untuk lebih dekat,” sebut Allaster Cox.

Sebagai bagian dari program pertukaran, sekelompok pemimpin muda Muslim Australia juga akan melakukan program serupa di Indonesia pada 2019 mendatang.

Pendaftaran Program Pertukaran Muslim Australia-Indonesia tahunan ini hingga batas akhir pada 15 Oktober 2018. Informasi lebih lanjut tentang program dan cara mendaftar tersedia di sini: http://bit.ly/aimep2019.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This