Wednesday, April 8, 2020

Korban Konflik Mengadu ke LBH

Must Read

11 Heli & Pesawat Dikerahkan Atasi Kebakaran Lahan

JAKARTA | ACEHKITA.COM -- Bantuan internasional untuk pemadaman api di kawasan Sumatera mulai beroperasi. Hari ini, upaya pemadaman api...

Tari Ratoh Jaroe 500 Siswa Meriahkan Penutupan O2SN 2019 di Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tari Ratoh Jaroe kolosal yang dibawakan 500 siswa SMA dan SMK di Aceh memeriahkan...

FOTO | Satpol PP dan Pedagang

Petugas Satpol PP menasehati Abdul Wahab untuk memindahkan dagangannya yang digelar di trotoar seputaran Bundaran Simpang Lima Banda Aceh,...

Kurang Gizi

Muhammad Afdhal (7 tahun), bocah yang menderita kurang asupan gizi terbaring lesu ditemani saudaranya saat dirawat di Ruang Kesehatan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

LHOKSEUMAWE, acehkita.com. Warga yang keluarganya meninggal saat konflik, mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh Pos Lhokseumawe, Sabtu (21/3), karena sudah lama menunggu dana bantuan tak kunjung dikucurkan.

Heriana, 47 tahun, warga Desa Kebun Baru, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, mengatakan, dia sudah membuat permohonan dana bantuan sejak tahun 2006. Saat itu dia hanya menerima bantuan sebesar Rp 3 juta. Di tahun 2007, dia tak menerima apa pun. Baru tahun 2008 namanya keluar sebagai penerima dana bantuan tahap kedua. Namun sayang, setelah dicek ke kantor Badan Reintegrasi Aceh, kwitansi bantuannya hilang.

Untuk memperoleh kepastian, Heriana yang kehilangan suaminya semasa konflik, pada Rabu (11/3) mendatangi kantor BRA. Di sana dia dikabari bahwa dana sudah ditransfer ke rekening masing-masing.

”Ketika kami cek, hingga hari ini dana kami belum ada di rekening, kami merasa ditipu,” tambah Heriana dan empat keluarga korban yang lain.

Heriana bersama empat keluarga korban konflik lainnya mengadukan kasus ini ke LBH Banda Aceh pos Lhokseumawe. Selain Heriana ada Alamsyah, Faisal Basri (34), Jariah (40), dan Hamidah Hasyim (40).

Zulfikar, aktivis LBH menyebutkan, dana itu harus disalurkan, kareba hak korban konflik. LBH akan mengadvokasi para penerima bantuan ini. [Imran MA]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This