Thursday, April 9, 2020

Kopi Gayo masuk perlindungan Uni Eropa

Must Read

Empat Pria Dicambuk karena Main Domino di Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Empat pria dicambuk di Banda Aceh karena terbukti melakukan perjudian (maisir) yang melanggar qanun...

Polisi Tangkap Peneror Bom Ujong Pacu

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepolisian Daerah Aceh berhasil menangkap dua peneror bom terhadap masyarakat Desa Ujong Pacu, Kecamatan...

ACEHKITA.tv | Sita Minuman Keras

Tim gabungan menyita ratusan botol bekas minuman keras dari Pasar Gampong Ateuk, Banda Aceh, Selasa (15/6).

Jadwal Lanjutan Piala Gubernur Dipercepat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Lanjutan kompetisi sepakbola Piala Gubernur Aceh II mengalami perubahan. Perhelatan laga final turnamen berhadiah...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

JAKARTA | ACEHKITA.COM – Untuk pertama kali dalam sejarah Uni Eropa menambahkan produk Indonesia (Kopi Abarika Gayo) ke dalam daftar kualitas Protected Geographical Indications (PGI) atau Indikasi Geografis Terlindungi.

Dengan demikian Kopi Gayo mendapat perlindungan eksklusif, daerah lain di mana pun tidak boleh memberi nama kopinya sebagai Kopi Gayo, sebagaimana eksklusifnya champagne Prancis, Keju Gouda Belanda, dan Keju Edam Belanda.

“Komisi telah menyetujui penambahan produk pertama dari Indonesia ke dalam daftar kualitas Indikasi Geografis Terlindungi,” demikian rilis resmi Uni Eropa seperti ditulis di laman kumparan.com

Produk dimaksud adalah Kopi Arabika Gayo, negara asal: Indonesia, nomor berkas: ID/PGI/0005/02115, jenis produk: Kelas 1.8 produk-produk lain Lampiran I Traktat (rempah-rempah dll), tanggal didaftarkan: 26.01.2016, tanggal Publikasi: 01.11.2016, tanggal terdaftar: 23.05.2017.

Produk ini mendapat keuntungan dari proteksi dan nilai tambah pasar yang sama dengan produk lainnya yang dilindungi oleh UE.

Dengan masuk produk Kopi Arabika Gayo ke dalam daftar kualitas PGI, maka saat ini termasuk Indonesia telah ada 23 indikasi geografis yang berasal dari 10 negara ketiga lainnya yang terdaftar.

Kopi Arabika Gayo adalah kopi dari spesies Arabika yang dibudidayakan di dataran tinggi Gayo, Aceh. Pengaruh alam dan manusia menjamin kualitas reputasi produk ini. Kopi tumbuh dalam kondisi kelembaban, dataran tinggi, dan intensitas cahaya rendah, yang menghasilkan proses pematangan lebih lambat.

Produsen secara tradisional menggunakan tanah yang tidak teririgasi dan menyuburkan tanahnya dengan memberi pupuk organik. Denominasi ini akan ditambahkan ke dalam daftar lebih dari 1.395 produk yang telah terlebih dulu dilindungi []

Kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This