Monday, March 30, 2020

Kominfo Blokir Aplikasi Tik Tok

Must Read

Persih Tahan Imbang Pesiraja

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Persiraja tak mampu menoreh poin penuh, setelah ditahan imbang 1-1 tim tamu Persih Tembilahan...

Uni Eropa Fokus Bantu Program Hutan Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Meski sudah menutup sejumlah program menyangkut proses perdamaian, Uni Eropa tidak serta-merta akan mengakhiri...

FOTO | Bayi Gizi Buruk Asal Aceh Utara

Fahmi Fauzan, bayi berusia 3 bulan penderita gizi buruk (malnutrisi) dari Desa Blang Jrat Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh...

AJI Lhokseumawe Buka Puasa Bersama

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Dua organisasi wartawan, Aliansi Jurnalis Independen Kota Lhokseumawe dan Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Bireuen menggelar...

ACEHKITA.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir aplikasi berbagi video Tik Tok, Selasa siang, 3 Juli 2018. Pemblokiran ini dilakukan karena Tik Tok dinilai banyak berisi konten negatif.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara membenarkan pemblokiran itu dilakukan oleh pihaknya. Sebanyak delapan Domain Name System (DNS) Tik Tok diblokir, sehingga pengguna akan tersendat pada saat memproses konten.

“Iya, Tik Tok sudah diblokir siang tadi,” kata Rudiantara dikutip dari CNN Indonesia.

Dalam sebulan terakhir, Kominfo telah mengawasi Tik Tok dan menerima sebanyak 2.853 laporan dari masyarakat terkait konten negatif di platform yang telah diunduh oleh 50 juta pengguna itu. Kebanyakan laporannya antara lain bersifat pornografi, asusila, pelecehan agama, dan sebagainya.

Menurut Rudiantara, sebelum diblokir, pihaknya telah mengkoordinasikan dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Bahkan, kata Rudiantara, pihaknya telah melakukan pendekatan seperti yang telah dilakukan dengan platform Bigo sebelumnya.

“Waktu itu Bigo merespons cepat. Ada sekitar 40 orang yang membersihkan konten Bigo untuk Indonesia sampai sekarang, makanya dibuka lagi,” kata Rudiantara dikutip dari Kompas.com.

Pemblokiran Tik Tok disebut hanya sementara waktu. Kominfo akan kembali membuka aksesnya jika Tik Tok membersihkan konten dan menjamin menjaga kebersihan kontennya.

“Setelah bersih dan ada jaminan untuk menjaga kebersihan kontennya, Tik Tok bisa kami buka lagi,” tutur Rudiantara. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This