Thursday, December 2, 2021
spot_img

Kisah 3 Cermin (1)

Mirror, mirror on the wall, who’s the fairest of them all?
(Cermin, cermin di dinding, siapa yang paling cantik di negeri ini?)
“Thou, O Queen, are the fairest in the land.”
(Anda, wahai Ratu, adalah yang paling cantik di negeri ini.)

Kisah cermin ajaib dari cerita Putri Salju (Snow White) cukup akrab di telinga kita. Setiap kali Ratu Jahat bertanya, si cermin ajaib menjawab dengan ketakutan bahwa Sang Ratu adalah yang tercantik. Sampai suatu hari cermin memberanikan diri menjawab “Putri Salju yang paling cantik”. Ratu Jahat langsung murka dan menghancurkan cermin ajaib itu.

‘Rupa buruk cermin dibelah’ adalah padanan sikap murka si Ratu Jahat dalam peribahasa kita.

**

Belakangan ini kita disajikan perdebatan tentang kualitas pendidikan Aceh. Kalangan dari dinas pendidikan menganggap pendidikan Aceh makin baik. Indikatornya makin banyak anak Aceh yang diterima di perguruan tinggi negeri.

Rektor Universitas Syiah Kuala tidak sepakat. Menurutnya pendidikan Aceh “belum lebih baik” (SI, 26/6). Sang Rektor mengutip data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang menunjukkan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dari Aceh yang belum beranjak dari papan bawah setiap tahunnya.

Hasil SBMPTN 2021 menunjukkan, di jalur sain dan teknologi (saintek) alumni siswa dari Aceh berada pada rangking 24 dari 34 provinsi. Di jalur sosial humaniora (soshum), peserta dari Aceh berada pada peringkat 26. Aceh berada di bawah Bengkulu yang di peringkat 18. Bahkan Papua Barat, yang biasanya dianggap lebih tertinggal, berada di urutan 22.

Mana yang benar? Keduanya benar. Sesuai dengan apa kata “cermin” pilihan masing-masing. Mana yang lebih tepat untuk mengukur kualitas pendidikan? Pendidikan di Aceh? Yuk kita tanya pada masing-masing cermin! (Bersambung)

*Saiful Mahdi, pembelajar di Jurusan Statistika, FMIPA Unsyiah dan ICAIOS. Isi tulisan adalah pandangan pribadi. Email: [email protected]

Saiful Mahdihttp://semuabisakena.jaring.id
Pembelajar di Jurusan Statistika FMIPA Unsyiah, ICAIOS, dan The Aceh Institiute. Pernah jadi kerani di PPISB Unsyiah. Belajar banyak di Phi-Beta Group dan pengagum AcehKita.com. A Fulbright Scholar, an ITS, UVM, and Cornell alumn.

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,962FollowersFollow
22,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU