Saturday, April 4, 2020

KIP Aceh Digugat

Must Read

Seupet , Wafel Khas Aceh

Ctuk ctuk ctuk. Bunyi sendok beradu dengan pinggiran wadah plastik ketika Nuridah mengaduk tepung gandum, gula pasir, mentega dan...

IAIN dan STAI Al-Aziziyah Jalin Kerjasama

BIREUEN | ACEHKITA.COM – Untuk memacu perkembangan dan kapasitas belajar mengajar, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Aziziyah Samalanga, Bireuen,...

Hitung Surat Suara

Petugas KPPS melakukan perhitungan surat suara di TPS 4 Pasar Peunayong, Banda Aceh, Rabu (8/7). Hasil akhir perhitungan suara,...

FOTO | 14 Tahun Tsunami Aceh di Siron

Hari ini, 26 Desember 2018, tepat 14 tahun Aceh diluluhlantak bencana alam gempa dan tsunami 26 Desember 2004. Momentum...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Sejumlah calon komisioner dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur dan Nagan Raya menggugat Komisi Pemilihan Umum dan KIP Aceh. Kedua lembaga penyelenggara pemilihan itu dinilai telah menyalahgunakan kewenangan.

Calon komisioner KIP Aceh Timur Iskandar A. Gani cs dan Teuku Abdul Rasyid dari Nagan Raya menggugat KPU dan KIP Aceh ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Sebagai tergugat kedua, KIP Aceh dituding melanggar kode etik dan menyalahgunakan kewenangan dalam mengambil alih KIP Aceh Timur.

Sedangkan Abdul Rasyid dari Nagan Raya menggugat karena tidak menerima dengan keputusan bupati yang melantik komisioner lain. Pasalnya, KIP dituding memberikan rekomendasi kepada calon itu.

Atas gugatan itu, DKPP menggelar sidang etik yang diadakan di Mapolda Aceh, Selasa (9/8/2016) siang.

Komisioner KIP Aceh Basri M. Sabi mengakui adanya gugatan terhadap lembaganya dari calon komisioner KIP di Aceh Timur dan Nagan Raya.

Menurut Basri, permasalahan itu muncul karena KPU telah menerbitkan SK untuk lima komisioner. Namun mereka tak kunjung dilantik oleh bupati, karena dinilai proses rekrutmen mereka belum sesuai tahapan yang ada dalam UU Pemerintahan Aceh.

“KIP Aceh digugat dalam rangka pengambilalihan KIP Aceh Timur. Mereka mempersoalkan kenapa mereka tidak dilantik,” ujar Basri kepada wartawan.

Sedangkan gugatan dari Nagan Raya dikarenakan DPRK mengusulkan nama-nama komisioner yang sebelumnya telah diberhentikan atas putusan Mahkamah Agung. “KIP Aceh dianggap memberikan rekomendasi, padahal itu rapat pleno mereka sendiri,” sebut Basri. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This