Kemenag Aceh Siapkan 10 Teleskop untuk Pantau Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

0
2975
Warga memantau hilal menggunakan teleskop di Pusat Observatorium Hilal Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar. Foto: Habil Razali/acehkita.com.

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menyiapkan 10 teleskop serta 500 kacamata untuk memantau gerhana matahari cincin 2019. Observasi gerhana matahari cincin akan dipusatkan di halaman Masjid Baiturrahmah Simeulue, pada Kamis (26/12/2019).

“Persiapan kita sekarang di antaranya simulasi kesiapan teleskop-teleskop gerhana yang akan digunakan. Kita juga sudah menggelar sosialisasi gerhana ke siswa sekolah di Aceh,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/12).

Ia menyebut, di sana juga akan digelar salat gerhana dengan imam dan khatib yang ditunjuk pemerintah kabupaten setempat. “Masyarakat yang ingin menyaksikan matahari cincin diperbolehkan untuk datang ke lokasi. Pengunjung diberikan kacamata gerhana dengan filter ND5,” ujarnya.

View this post on Instagram

Simulasi Gerhana Matahari Cincin (GMC) Kamis, 26 Desember 2019 di Sinabang Kabupaten Simeulue, Aceh. Aplikasi eclipse 2.0 . Kanwil Kemenag Aceh menyiapkan 10 teleskop serta 500 kacamata khusus untuk memantau gerhana matahari total. Kacamata yang disiapkan untuk observasi gerhana menggunakan filter nd5, akan diberikan untuk warga yang datang ke lokasi pemantauan. . Pemantauan gerhana matahari cincin akan dipusatkan di halaman Masjid Baiturrahmah Simeulue, Aceh, Kamis (26/12) depan. Masyarakat diajak menyaksikan fenomena langka tersebut dengan fasilitas yang disediakan Kemenag. . Di Aceh, gerhana matahari total hanya terlihat di Kabupaten Simeulue dan sebagian Aceh Singkil. Waktu terjadi gerhana diprediksi yaitu kontak pertama pukul 10.08 WIB, awal gerhana total pukul 11.55 WIB, akhir gerhana total pukul 11.58 WIB serta kontak keempat pukul 13.56 WIB. Data tersebut yaitu untuk seluruh wilayah di Aceh. . Lokasi gerhana sebagian terjadi hampir di seluruh Indonesia termasuk Aceh, dengan keadaan gerhana yang berbeda di setiap lokasi berkisar 80 hingga 100 persen. . Ketika terjadi gerhana, masyarakat diimbau untuk melaksanakan salat sunah gerhana.

A post shared by Kemenag Aceh (@kemenag_aceh) on

Sementara tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, mengatakan gerhana matahari cincin hanya terlihat di tujuh provinsi di Indonesia yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Khusus di Aceh, gerhana matahari cincin menyapa kabupaten Simeulue dan sebagian Aceh Singkil, sedangkan wilayah lainnya akan dilalui oleh gerhana matahari parsial. Secara keseluruhan gerhana matahari di Aceh diperkirakan akan terjadi pukul 10.08 WIB sampai 13.56 WIB atau sekitar 3 jam 45 menit 52 detik.

“Namun, hanya Simeulue dan Aceh Singkil yang diperkirakan akan mengalami gerhana matahari cincin. Gerhana matahari cincin diperkirakan akan terjadi sekira jam 11.55 WIB dan akan berakhir jam 11.58 WIB,” jelas Alfirdaus.

Ketika terjadi gerhana, masyarakat diimbau melaksanakan salat gerhana serentak berjamaah setelah salat Zuhur pada 26 Desember 2019 di masjid, musalla atau meunasah.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.