Sunday, February 23, 2020

KCB Hibur Warga Banda Aceh

Must Read

Lubang-lubang Maut Bekas Tambang

FOTO ini bukan Danau Kelimutu di Flores (NTT). Ini lubang bekas tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur. Pemerintah setempat...

Kisah Masjid yang Berpisah

MEUREUDU | ACEHKITA.COM- Pria itu mengambil air dalam sebuah guci, yang tertutup beton. Hanya terdapat sebuah lobang di dindingnya....

Aceh Terima Tantangan Serius Aksi Perubahan Iklim

BONN, Jerman | ACEHKITA.COM – Keseriusan Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca tercermin dari partisipasi aktif pada Conference...

Mencari Ikan

Ditemani anaknya, seorang pencari ikan melempar jala di celah-celah pohon bakau mati di areal tambak di kawasan Syiah Kuala,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Menjelang hari terakhir pemutaran film Ketika Cinta Bertasbih (KCB), warga Kota Banda Aceh makin ramai mendatangi Gedung Sosial alias Balai Chik Ditiro, yang dijadikan lokasi nonton bareng KCB. Sejumlah warga juga menyatakan kecewa, karena tak lagi mendapatkan karcis buat menonton.

Norman, 55 tahun, warga Geucue mengaku sengaja jauh-jauh hari memesan tiket untuk dirinya dan keluarga untuk bisa menonton bersama. “Saya tak menyangka pas masuk gedung duduknya terpisah antara laki-laki dan perempuan, tapi tak apa, biar menyesuaikan dengan aturan kita di Aceh,” katanya.

Menurut Norman, pemutaran film ini memberi hiburan tersendiri bagi masyarakat di Banda Aceh. “Selain bisa mengobati rasa rindu untuk nonton bioskop, pemutaran film ini juga bisa memberi hiburanlah bagi warga,” sebut Norman.

Lagi pula, tambahnya, dalam film ini juga ada bagian-bagian yang menampilkan dan mempromosikan tentang Aceh. “Seperti tari saman tadi yang kita lihat dan pesta perkawinan adat Aceh, yang ditampilkan, di mana ada mahasiswa asal Aceh yang kuliah di Kairo, melangsungkan pernikahannya, ini membanggakan,” ungkap Norman.

Lain halnya dengan Mira, warga Lambaro, Aceh Besar. Mira sengaja ingin menonotn KCB bersama suami, karena penasaran setelah melihat tayangan KCB Behind the scene yang ditayangkan disebuah stasiun tivi swasta. “Penasaran juga jadinya, untung masih bisa dapat karcis buat nonton,” sebut Mira.

Bagi yang sering menikmati suasana bioskop, Gedung Sosial tempat pemutaran KCB memang tak mirip dengan bioskop. Film diputar pada sebuah layar lebar dengan peralatan sound yang sederhana. Penonton yang dipisahkan kursinya antara laki-laki dan perempuan inipun duduk di kursi biasa yang sudah disediakan. Di sekeliling ruang disediakan beberapa kipas angin, untuk mendinginkan suasana ruangan.

Sebelum pemutaran film, penonton disuguhkan dengan beberapa kuis doorprize dan pagelaran busana jeans, yang dilakukan oleh salah satu sponsor penyelenggara kegiatan pemutaran film ini.

“Meski sesekali film terputus akibat pergantian CD Cakram, Pemutaran fiml ini lumayan memuaskan, sangat memberi inspirasi bagi mahasiswa untuk menumbuhkan semangat melanjutkan kuliah di luar negeri, termasuk kisah cintanya,” ujar Andi, seorang mahasiswa di Institue Agama Islam Negeri (IAIN) Banda Aceh.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This