Kasus Positif Corona di Aceh Meningkat Jadi 53

0
117
Sehari Bertambah 10, Kasus Positif Corona di Aceh Melonjak Jadi 37
Pemakaman pasien positif corona di Aceh, Rabu 17 Juni 2020. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Jumlah positif virus Corona di Aceh per Rabu (24/6) pukul 15.00 WIB meningkat menjadi 53 kasus. Dari data itu, tercatat 20 di antaranya telah sembuh dan 2 meninggal dunia. Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan medis.

Terjadi penambahan 3 kasus baru pada Rabu (24/6) sebagaimana hasil pemeriksaan swab dari Balai Litbangkes Aceh. “Tiga kasus terbaru masing-masing berinisial NB, His, dan WH. Ketiganya sedang dirawat di Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUDZA Banda Aceh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 di Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), dalam keterangannya, Rabu sore.

Ia menjelaskan, NB merupakan perempuan 65 tahun warga Labuhan Haji, Aceh Selatan, yang menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Umum Meuraxa, Banda Aceh, pada 17 Juni 2020.

“Tiga hari setelah operasi, kondisi NB tampak semakin membaik, namun pada foto thorax (bagian dada) terlihat ada gejala infeksi virus corona,” kata SAG.

Menurutnya, tim medis pun kemudian memutuskan untuk melakukan uji swab dan diperiksa dengan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) di Balai Litbangkes Aceh. Hasil test PCR menunjukkan NB positif COVID-19, dan dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk perawatan lebih lanjut.

SAG menambahkan, sementara His (56) seorang laki-laki dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Pekan Baru, diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan sistem PCR di Balai Litbangkes Aceh pada 23 Juni 2020. His kini juga dirawat oleh Tim Medis COVID-19 RSUDZA Banda Aceh.

“Sedangkan WH masih remaja 18 tahun. Ia berobat ke RSU Meuraxa Banda Aceh karena demam dan penyakit penyerta lainnya. Hasil foto rontgen memberlihatkan tanda-tanda infeksi virus corona, dan hasil pemeriksaan swab dengan RT-PCR pun terkonfirmasi positif COVID-19,” sebut SAG.

“RSU Meuraxa juga merujuk pemilik KTP Kota Medan itu ke RSUDZA Banda Aceh untuk perawatan lebih lanjut,” sambungnya.

Dengan bertambahnya 3 kasus baru yang dilaporkan per Rabu (24/6) pukul 15.00 WIB, kata SAG, total positif COVID-19 hingga saat ini sudah mencapai 53 kasus. Ia merincikan, dari total 53 kasus tersebut, pasien positif COVID-19 di Aceh yang masih dirawat sebanyak 31 orang. Sedangkan 20 orang lainnya sudah sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Lebih lanjut, SAG menyampaikan ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) baru sebanyak 7 orang, sehingga total ODP di seluruh Aceh menjadi 2.248 orang.

“ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas COVID-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 36 orang. Sedangkan sebanyak 2.212 orang sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri,” jelasnya.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebut SAG, bertambah 2 sehingga totalnya menjadi 119 orang. Dengan rincian, PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 3 orang. Sedangkan 115 lainnya sudah sembuh, dan 1 PDP meninggal dunia pada 25 Maret lalu.

“Kita imbau masyarakat memberlakukan protokol kesehatan terhadap tamu-tamunya yang datang dari luar zona hijau, dan lebih bijak sana bila menerima ‘kunjungan’ tamunya melalui teknologi informasi—meski tidak bertemu fisik, namun tanpa mengurangi esensi silaturahmi dalam kehidupan kita,” ujar SAG.[]

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.