Kasus COVID-19 Terus Bertambah, Pasien Sembuh Hendaknya Jadi Relawan Pencerah

0
147
Alhamdulillah, 3 Warga Aceh yang Dirawat di RSUDZA Sembuh dari Virus COVID-19
Warga Aceh yang dirawat di RSUDZA sembuh dari COVID-19, 5 April 2020. (Foto: Ucok Parta)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), menyatakan pasien yang telah sembuh dari COVID-19 agar memberi pencerahan bagi orang lain untuk tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Pasien COVID-19 yang sembuh hendaknya mau menjadi relawan pencerahan bagi keluarga dan masyarakat tentang virus corona, sehinga semua sadar. Tindakan pencegahan tetap lebih baik daripada sakit dan dirawat di ruangan isolasi rumah sakit,” kata SAG dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8) malam.

“Hindari terinfeksi virus corona dengan cara menghindari acara keramaian, menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan pakai sabun di bawah cucuran air 20 detik,” lanjut SAG.

Menurutnya, disiplin menjaga diri tersebut masih satu-satunya cara menghindari potensi penularan virus corona (COVID-19). “Kita harus saling mengingatkan terus-menerus karena korban COVID-19 terus bertambah di Aceh,” ujar SAG.

Ia menjelaskan, kasus baru yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Aceh pada hari ini sebanyak 43 orang. Umumnya hasil pemeriksaan swab kontak erat pasien COVID-19 dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Distribusi ke-43 kasus baru tersebut, kata SAG, warga Kota Banda Aceh sebanyak 22 orang, Aceh Besar 8 orang, dan Aceh Selatan 4 orang. Sedangkan warga Aceh Barat, Sabang, dan Lhokseumawe, masing-masing 1 orang. Adapun 6 orang lainnya warga dari luar daerah.

Update Corona 5 Agustus: Kasus Positif Bertambah 43 Orang, Sembuh 3, Meninggal 1

Lebih lanjut, SAG menyampaikan bahwa jumlah akumulatif COVID-19 di Aceh per 5 Agustus 2020 pukul 17.00 WIB. “Jumlah COVID-19 menjadi 483 orang. Dengan rincian, 324 orang dalam perawatan rumah sakit rujukan COVID-19 atau isolasi mandiri, 141 orang sudah sembuh, dan 18 orang meninggal dunia,” tuturnya.

Ia menambahkan, jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah lagi 3 orang, yakni warga Kabupaten Aceh Tamiang. Sedangkan 1 orang warga Kota Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia.

Berikutnya, sambung SAG, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.353 seiring bertambah 3 orang pada hari ini. Dari jumlah itu, sebanyak 2.330 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 25 lainnya masih dalam pemantauan Tim Gugus Tugas COVID-19.

“Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 145 orang. Dengan rincian, 7 PDP dalam perawatan, 135 PDP telah dinyatakan sembuh, dan 3 orang lainnya meninggal dunia,” ujar SAG.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.