Kasus Baru COVID-19 Bertambah 29, Vaksinasi Nakes di Aceh Capai 87,2 Persen

Ada 16 Kasus Baru COVID-19 di Aceh Hari Ini, 8 Sembuh dan 1 Meninggal
Ilustrasi vaksinasi corona di Aceh. (Foto: Ucok Parta/acehkita.com)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG, melaporkan 49.243 orang tenaga kesehatan (nakes) di Aceh telah disuntik vaksin Sinovac dosis pertama. Artinya cakupannya telah mencapai 87,2 persen dari sasaran awal sebanyak 56.470 orang.

“Ada sekitar 7.227 nakes atau 12,8 persen lagi belum melakukan vaksin dosis pertama di seluruh Aceh per tanggal 21 Februari 2021,” ujar SAG kepada awak media pada Selasa (23/2) sore.

Ia mengimbau nakes yang belum menerima vaksin Sinovac dosis pertama segera mengikuti program vaksinasi corona ini, sebab vaksinasi untuk petugas pelayanan publik akan dimulai pada Minggu IV Februari 2021 di Aceh.

“Kesempatan vaksinasi bagi nakes masih dibuka dan jangan lagi menunda, kecuali ada indikasi medis yang mengharuskan penundaan itu,” kata SAG.

Juru Bicara Pemerintah Aceh itu juga mengimbau nakes yang sudah mendapat vaksin Sinovac dosis pertama untuk melanjutkannya dengan dosis kedua sesuai jadwal vaksin ulang yang telah ditentukan. Ia menyebut, vaksinasi dosis pertama wajib dilanjutkan dengan penyuntikan dosis kedua supaya dapat terbentuk antibodi secara optimal.

SAG menambahkan, berdasarkan data vaksinasi COVID-19 kabupaten/kota di Aceh per 21 Februari 2021, ada 1.710 nakes telah melakukan vaksinasi dosis kedua. Dengan rincian, nakes Kota Banda Aceh sebanyak 1.303 orang dan nakes Kabupaten Aceh Besar 402 orang.

Ia menjelaskan, cakupan vaksinasi nakes tertinggi di Aceh yang lebih 100 persen ada di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Besar dan Kota Langsa. Sedangkan Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Pidie, dan Bener Meriah perlu terus memotivasi nakes di daerahnya untuk segera datang ke pusat pelayanan kesehatan guna disuntik dosis pertama.

“Pengalaman nakes yang sudah disuntik dosis pertama dan dosis kedua membuktikan bahwa vaksin Sinovac yang digunakan aman dan nyaman. Meski ada efek samping tidak ada yang sampai membahayakan,” ujarnya.

Update Corona di Aceh 23 Februari

Lebih lanjut, SAG melaporkan penambahan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 di Aceh sebanyak 29 dalam 24 jam terakhir.

Ia menjelaskan, kasus baru tersebut meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 13 orang, Kabupaten Aceh Besar enam orang, dan Pidie tiga orang. Sementara warga Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bireuen, dan Kota Langsa sama-sama satu orang. Sisanya dua orang warga dari luar daerah.

Selain penambahan kasus-kasus baru terinfeksi virus corona, lanjut SAG, penderita COVID-19 yang sudah sembuh juga bertambah sebanyak tujuh orang. Terdiri dari warga Aceh Tenggara sebanyak enam orang, dan satu orang lainnya merupakan warga Kota Banda Aceh.

“Tidak ada laporan penambahan korban meninggal dunia,” sebutnya.

SAG menambahkan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Aceh secara keseluruhan sebanyak 9.487 orang.

“Penderita yang kemudian sembuh sebanyak 7.783 orang. Penderita yang masih dirawat sebanyak 1.324 orang (kasus aktif), dan 380 orang dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.[]

ACEHKITA.COM menerima bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.