Sunday, February 23, 2020

FOTO | Kuliner Kaki Lima di Meena Bazaar India

Must Read

Tabloid Kontroversi ‘Indonesia Barokah’ Ditemukan di Banda Aceh

BANDA ACEH - Tabloid Indonesia Barokah yang kehadirannya masih kontroversi kini turut beredar hingga Aceh. Ribuan Tabloid ini ditemukan...

285 Koperasi Terancam Dibubarkan

JANTHO |ACEHKITA.COM - Dinas Perindustrian dan Koperasi Aceh Besar, akan mendata ulang dan membubarkan secara bertahap koperasi yang tidak...

Polda Aceh Musnahkan 11,6 Ton Ganja

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepolisian Daerah Aceh memusnahkan sebanyak 11.6 ton ganja kering di Banda Aceh, Selasa (19/5/2015)....

FOTO | Pawai Budaya Aceh

Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Muhadjir Effendy, pada Minggu...

Ingin menikmati kelezatan makanan ala kaki lima di Kota Delhi, India? Maka pasar Meena Bazaar menjadi tempat yang wajib dikunjungi bagi penikmat kuliner.

Pada perayaan Idul Adha, 22 Agustus 2018 lalu, sebelum pelaksanaan Salat Ied berjamaah, pasar ini senyap. Pasar baru dibuka setelah salat selesai digelar. Karena letaknya di pintu Masjid Jama, sehingga jamaah masjid memadati pasar ini sepulang dari masjid. Pembeli dapat menikmati beragam sajian yang ada dengan harga yang murah mulai dari 10 hingga 50 ruppe atau setara dengan 2500 hingga 13.000 rupiah.

Pasar ini terletak tepat di depan tangga gate utama Jama Masjid. Dan memanjang hingga ke Red Fort, salah satu peninggalan Kerajaan Mughal.

Meena Bazaar berasal dari Bahasa Urdu yang berarti pasar khusus yang menjual barang untuk tujuaan sedekah. Namun di zaman modern menjadi pusat shooping center dan retail market.

Pada masa Kerajaan Mughal, pasar ini dikenal dengan nama Kuhz Ruz atau hari kebahagiaan. Dulunya, pasar ini khusus digelar hanya untuk perempuan dan hanya beberapa pangeran kerajaan yang diperbolehkan datang.

Pada masa itu pasar ini tertutup untuk umum. Hanya perempuan kerajaan dan kerabat pemerintah yang diperbolehkan berbelanja di sana dan dengan harga yang tinggi. Keuntungan dari pasar ini disumbangkan kepada rakyat. Karakter Mughal yang berbasis kerajaan Islam juga tetap melekat di sini.

Kini pasar ini telah dibuka untuk umum dan juga menjual barang yang khusus diperuntukkan untuk muslim. Mulai dari makanan, peralatan rumah tangga, hingga perhiasan dan pernak-pernik khas. Kebanyakan penjual juga adalah muslim. Sehingga tidak perlu khawatir kehalalan dengan makanan yang disajikan.

Tertarik untuk menyicipi sajian makanan kaki lima di pasar ini?

Berikut kami tayangkan beberapa foto yang diabadikan oleh Khiththati, reporter acehkita.com yang berkunjung ke India.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta,...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

More Articles Like This