Friday, February 28, 2020

Dyah Erti Hadiri Wisuda Pelajar SUPM Ladong

Must Read

Ketemu Gubernur, Korban Kebakaran Berharap Dibangun Toko Permanen

KEUMALA | ACEHKITA.COM-- Korban kebakaran keude Keumala berharap kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah untuk membangun kembali keude yang ludes...

Ini Dia Partai Lokal Bentukan Irwandi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kubu bekas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mendaftarkan partai lokal baru ke Kantor Wilayah Kementerian...

Semua Jemaah Haji Telah Tiba di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Seluruh jemaah haji asal Aceh yang terdiri atas 12 kelompok terbang telah tiba dengan...

Terduga ISIS Pernah ke Aceh

KUALA LUMPUR -- Seorang terduga anggota jaringan Daulah Islamiyah (Islamic State / Islamic State of Iraq and Syria) asal...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, menghadiri wisuda Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ladong, Rabu 19 Juni 2019. Dyah yang datang mewakili Plt Gubernur Aceh ikut melakukan prosesi peusijuk atas lulusan terbaik sekolah perikanan setingkat SMA tersebut.

“Selamat atas wisudanya. Kalian adalah lulusan yang sudah siap masuk ke dunia kerja,” kata Dyah.

Sementara itu, Kepala SUPM Ladong, Adnal YK, mengatakan ada 138 orang yang dinyatakan lulus. Namun demikian, kata dia, sebagian di antaranya tidak bisa mengikuti prosesi wisuda karena harus berangkat ke Amerika Serikat untuk mulai bekerja di kapal industri.

Para lulusan SUPM Ladong punya 4 keahlian yaitu Teknologi Budidaya Perikanan, Nautika Perikanan Laut, Teknik Perikanan Laut dan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Masing-masing pelajaran yang diwisuda mengantongi sertifikat kompetensi yang nantinya bisa digunakan dalam dunia kerja.

Hingga saat ini, Adnal melaporkan, SUPM Ladong telah meluluskan 2.800 lulusan. Rata-rata lulusan sekolah perikanan itu bekerja di dunia industri dan dunia usaha termasuk sebagiannya di pemerintahan. Pelajarnya pun berasal dari seluruh kabupaten di Aceh dengan kalkulasi 75 persen dari Aceh. Sementara sisanya berasal dari Riau dan Sumatera Utara.

Adnal berharap sekolah vokasi yang 70 di antaranya belajar secara praktik langsung itu bisa dijadikan Politeknik Perikanan di Aceh. Apalagi, sekolah tersebut telah mempunyai fasilitas sendiri seperti kapal, tambak dan kolam sendiri.

“Di sini kita mengajarkan mereka agar berpikir sebagai seorang wiraswasta. Saat lulus nanti mereka bisa menjadi enterpreneur baru. Mereka harus bisa mencetak lapangan kerja,” kata Adnal.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This