Ditanya Calon Presiden, Dahlan Iskan Mendadak Flu

0
1102

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kuliah umum di hadapan lebih seribuan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Minggu (2/9) pagi. Saat sesi tanya jawab, Dahlan Iskan ditanya soal kesiapannya menjadi calon presiden dalam pemilihan 2014. Bekas bos Jawa Pos itu pun mendadak flu.

Dahlan Iskan tampil memukau mahasiswa dan dosen Universitas Syiah Kuala. Ia didapuk memberikan kuliah umum tentang pemerintahan dan kewirausahaan. Saat menyampaikan kuliah umum itu, Dahlan memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk tampil mandiri setelah menamatkan pendidikan kesarjanaan.

Ia mendorong mahasiswa untuk menjadi pengusaha agar bisa membuka lapangan kerja kepada orang lain. “Mulai sekarang, mahasiswa harus belajar mengelola keuangan,” kata Dahlan Iskan.

Pada saat sesi tanya jawab, sejumlah mahasiswa dan dosen mendapat kesempatan berdialog dengan Pak Menteri. Pertanyaan yang diajukan mulai soal kewirausahaan, pengalaman Pak Menteri menjadi pengusaha, dan juga soal politik.

Saifuddin Bantasyam, dosen Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, bertanya tentang karakter pemimpin dan masyarakat, serta kesiapan Dahlan Iskan menjadi calon presiden dalam pemilu 2014 nanti. Menurut Saifuddin Bantasyam, ke depan Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas, lugas, dan berani bertindak.

Ia lalu bertanya apakah Dahlan akan mencalonkan diri dalam pertarungan memperebutkan jabatan RI-1 pada 2014 nanti?

Ditanya begini, Dahlan Iskan, hanya senyum-senyum saja. Ia tak mau terlebih dahulu menjawab pertanyaan soal calon presiden. “Saya jawab yang pertanyaan soal karakter dulu, ya,” kata Dahlan yang disambut tawa mahasiswa.

Dahlan Iskan sempat terdiam beberapa saat sebelum memberikan jawaban tentang calon presiden. “Menjawab pertanyaan ahli hukum, saya harus berhati-hati,” kata dia, lagi-lagi disambut tawa mahasiswa.

“Harus berhati-hati,” kata dia lagi.

“Saya lagi flu, sehingga suara saya tidak terlalu baik,” kata bekas wartawan Majalah Tempo itu.

Menurutnya, ia baru saja kembali dari menjalankan ibadah umrah di Mekah, Arab Saudi, yang dilanjutkan dengan perjalanan ke Masjid Al Aqsa Palestina, dan menziarahi makam Syeik Abdul Qadir Jailani di Irak.

“Suhu di sana mencapai 48 derajat celsius, plus berdebu, sehingga saya flu,” kata dia. “Sehingga saya tidak cukup baik untuk menjawab beberapa pertanyaan.”

Namun, ternyata ia tak sungguh-sungguh dengan omongannya itu. Dahlan tetap menjawab pertanyaan Saifuddin Bantasyam. “Saya ini tidak punya partai, secara logika tidak ada pintu bagi saya untuk mencalonkan diri. Apalagi jalur independen juga tidak ada,” ujar Dahlan. []

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.