Saturday, February 24, 2024
spot_img

Dewan Pers Gelar Uji Kompetensi Jurnalis di Banda Aceh

Sebanyak 41 jurnalis dan fotografer yang tergabung dalam di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Fotografer Indonesia (PFI) mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang dilaksanakan oleh Dewan Pers selama dua hari di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh pada Jumat dan Sabtu (16-17/6/2023).

Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro, mengatakan ujian kompetensi merupakan salah satu upaya Dewan Pers dalam meningkatkan profesionalisme jurnalis sebagaimana diamanatkan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Menurutnya, di tengah penetrasi internet yang cukup masif dewasa ini, kerja-kerja jurnalis semakin menantang karena tidak hanya menuntut kecakapan di lapangan yang berlandaskan pada semangat profesionalisme, tetapi juga harus cakap dalam menggunakan alat kerja yang berbasis teknologi informasi. “Di sisi lain, hoaks yang bertebaran di jagat internet juga harus menjadi musuh bersama jurnalis,” katanya.

Sapto menekankan pentingnya para jurnalis taat pada kode etik karena produk-produk jurnalistik yang sampai ke masyarakat harus dapat dipertanggungjawabkan. “Karena hanya dengan menaati kode etiklah profesi jurnalis ini menjadi berbeda dan dihormati oleh masyarakat,” ujarnya.

Uji selama dua hari tersebut diikuti oleh 23 peserta dari AJI dan 18 peserta dari PFI, untuk jenjang madya dan muda. Dewan Pers menghadirkan empat penguji untuk internal AJI, yakni Budisantoso Budiman, Sunarti Sain, Rudy Hartono, dan Adi Warsidi. Sedangkan untuk penguji PFI adalah Oscar Matuloh, Saptono Soemardjo, dan Gino F Hadi.

Ketua AJI Banda Aceh, Juli Amin, selaku tuan rumah pelaksanaan UKJ menjelaskan, secara keseluruhan peserta UKJ dari AJI diikuti oleh oleh 23 orang, terdiri dari 20 orang dari AJI Banda Aceh, 2 dari AJI Medan dan 1 orang dari AJI Palembang.

“Oeserta dari AJI untuk jenjang muda diikuti 11 orang dan jenjang madya 12 orang. Alhamdulillah, semuanya dinyatakan berkompeten dan dari tiap-tiap jenjang dipilih tiga peserta terbaik berdasarkan indikator penilaian tertinggi,” kata Juli Amin.

UKJ yang digelar AJI berlangsung secara hybrid yang berbasis pada Learning Management System (LMS). Selama dua hari peserta diuji kemahirannya sebagai jurnalis yang mencakup 14 kompetensi, di antaranya, sejarah dan potret media; hukum pers dan kode etik; bahasa jurnalistik; kompetensi narasumber dan pengembangan informasi; praktik meliput, wawancara, dan membuat laporan; hingga kepiawaian menggunakan piranti kerja. []

Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,903FollowersFollow
24,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU