Friday, December 3, 2021
spot_img

Deteksi Varian Baru Virus Corona, 49 Spesimen dari Aceh Telah Dikirim ke Balitbangkes

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani menyampaikan, Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balai Litbangkes) Aceh telah mengirim 49 spesimen Covid-19 ke Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, untuk deteksi varian baru virus corona di Aceh.

“Spesimen yang dikirim merupakan sampel swab terkonfirmasi Covid-19 di Aceh untuk pemeriksaan dengan metode Whole Genome Sequencing atau WGS,” ujar jubir yang akrab disapa SAG itu pada Sabtu (3/7).

SAG menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Kepala Balai Litbangkes Aceh Dr Fahmi Ichwansyah, pemeriksaan spesimen dengan metode WGS untuk mengetahui mutasi virus SARS-CoV-2 atau virus corona penyebab Covid-19.

“Pemeriksaan spesimen dengan metode WGS sebagai surveilans, bukan pemeriksaan rutin. Spesimen yang diperiksa adalah sampel swab terpilih dari sejumlah sampel yang terkonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan dengan metode real time polimerase chain reaction (RT-PCR) di Laboratorium Balai Litbangkes Aceh,” sebutnya.

SAG menyebut, pengiriman spesimen positif Covid-19 sebagai surveilans Genom Virus SARS-CoV-2 tersebut disertai formulir penyelidikan epidemiologi, dan dituju langsung kepada Kepala Pusat Litbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI di Jakarta.

“Pak Fahmi belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim pada 9 Juni 2021 itu dapat diterima pihaknya di Balai Litbangkes Aceh. Pengalaman pada pengiriman sebelumnya, hasil pemeriksaan diperoleh sekitar dua bulan. Bukan pemeriksaannya yang lama, melainkan spesimen yang harus diperiksa sangat banyak di sana,” jelas SAG.

Diberitakan sebelumnya, di Aceh belum terdeteksi adanya virus corona varian baru. Hasil pemeriksaan 23 spesimen swab positif Covid-19 yang dikirim Balai Litbangkes Aceh ke Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan di Jakarta pada pertengahan Maret 2021, semuanya negatif virus varian baru baik varian Alpha, Beta, maupun varian Delta.

“Kita harapkan hasil pemeriksaan kali ini segera diterima Balai Litbangkes Aceh, dan dengan harapan lagi-lagi negatif virus varian baru di Aceh,” kata SAG.

Sementara menunggu hasil pemeriksaan spesimen di Badan Litbangkes Jakarta, SAG kembali mengajak untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan masyarakat yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksinasi segera melakukan vaksinasi.

“Protokol kesehatan dan vaksinasi masih satu-satunya cara mencegah penularan virus corona dan menghindari Covid-19,” sebutnya.

Total Kasus Covid-19 Capai 19.427

Dalam kurun 24 jam terakhir, di Aceh ada penambahan 94 kasus positif terinfeksi virus corona. Sementara pasien yang sembuh bertambah sebanyak 259 orang, dan lima orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah kasus Covid-19 di Aceh secara kumulatif per 2 Juli 2021 telah mencapai 19.427 orang. Rinciannya, penderita yang telah sembuh sebanyak 14.937 orang, pasien yang sedang dirawat (kasus aktif) 3.675 orang, dan kasus meninggal dunia 815 orang. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,966FollowersFollow
22,600SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU