Friday, April 3, 2020

China Blokir YouTube

Must Read

Penyair dari 8 Negara Berkumpul di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Seminar internasional dan bedah buku pada acara Temu Penyair Internasional 2016, Sabtu 15 Juli 2016...

Simpatisan PA Diminta tidak Euforia

BANDA ACEH, acehkita.com. Masyarakat diminta untuk tidak larut dalam euforia ketika menyikapi kemenangan Partai Aceh dalam pemilihan umum legislatif...

Polisi Bekuk 5 Pembeli dan Pemakai Sabu

SIGLI | ACEHKITA.COM — Aparat Satuan Narkoba Kepolisian Resort Pidie membekuk dua pemakai dan tiga pembeli narkoba jenis sabu-sabu,...

Jelang Ramadan, Permintaan Busana Muslim dan Peci Meningkat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Permintaan peci dan busana muslim di Banda Aceh meningkat menjelang Ramadan. Pedagang mengakui permintaan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

CALIFORNIA – Masyarakat China tidak bisa menikmati layanan Youtube, situs berbagi video, karena pemerintah telah memblokir situs yang dimiliki raksasa Google. Pemblokiran situs Youtube itu disinyalir karena adanya video yang diunggah pendukung Dalai Lama, tokoh kemerdekaan Tibet.

Kantor Berita China Xinhua melaporkan, pendukung Dalai Lama mengunggah video yang menampilkan aksi brutal polisi China terhadap warga Tibet setelah terjadinya keributan di Lhasa, ibukota Tibet, tahun lalu. Sayangnya, kantor berita pemerintah itu tak menyebutkan video apa yang membuat pemerintah China kebakaran jenggot sehingga mengeluarkan kebijakan pemblokiran Youtube.

Di Youtube memang ditemukan sejumlah video yang diunggah oleh pemerintah Tibet di pengasingan. Video itu memperlihatkan petugas kepolisian China bertindak brutal, menendang dan memukul para pendukung Tibet dalam kerusuhan di Lhasa, Maret tahun lalu.

“Kami tidak mengetahui alasan pemblokiran,” ujar Juru Bicara Google Scott Rubin seperti dilansir The New York Time, kemarin. “Divisi hubungan pemerintah kami sedang mencoba menyelesaikan masalah ini.”

Youtube menghadapi persaingan keras dari situs berbagi video lokal di China yaitu Tudou.com, yang kurang diminati karena mereka membatasi materi politik dan ras yang bisa membuat pemerintah murka.

Pemerintah China mengaku tidak secara khusus memblokir Youtube. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China menyebutkan, “Merujuk pada perundang-undangan, pemerintah China sedang mengatur manajemen tentang jaringan (internet),” lapor Wall Street Journal.

Juru Bicara Google Rubin menyebutkan, pada Senin lalu trafik pengakses Youtube di negeri Tirai Bambu itu menurun drastis. Namun pada Selasa pagi, Youtube sama sekali tidak bisa diakses.

“Spekulasi tercepat soal alasan pemblokiran Youtube karena pemerintah Tibet di pengasingan merilis video,” kata Xiao Qiang, redaktur China Digital Times, situs berita tentang sejarah perubahan politik dan ekonomi di China. [nytimes/wsj/xinhua]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This