Friday, May 20, 2022
spot_img

Ceramah Subuh di Masjid Raya Baiturrahman, Menag Nostalgia Masa Kecil

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi menyampaikan ceramah subuh di Masjid kebanggaan rakyat Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (17/11) usai salat Subuh berjamaah. Kegiatan itu merupakan agenda Menag Fachrul Razi yang pertama dalam lawatannya ke Bumi Serambi Makkah.

Dalam kesempatan tersebut, Menag bernostalgia dengan masjid Kebanggaan rakyat Aceh yang sering ia habiskan waktu semasa kecil, ia mengaku punya kenangan masa kanak kanak di masjid yang tetap kokoh meski diterjang tsunami itu.

“Nikmat luar biasa pagi ini, bisa bernostalgia di masjid yang waktu kecil sering Salat Tarawih. Saya ingat suka dikejar-kejar pengurus masjid kalau bercanda,” kenang Menag saat berceramah usai subuh di Masjid Raya Baiturrahman, Minggu (17/11).

Menag tiba di masjid sekitar pukul 04.45 WIB, mengenakan kemeja putih dipadu kopiah hitam. Menag lalu salat sunnah Tahiyyatul Masjid, dilanjutkan mendengarkan lantunan ayat Alquran sembari menunggu masuk waktu Subuh.

Pada kesempatan itu, Menag Fachrul Razi sekaligus memperkenalkan diri kepada rakyat Aceh, memohon doa dan dukungan, serta mengklarifikasi berbagai tuduhan yang sempat viral di alamatkan kepadanya. Seperti cadar dan celana cingkrang. Ia jelas jelas menegaskan tidak melarang cadar dan cingkrang, tapi kedua itu bukan ukuran simbol atau ukuran ketakwaan.

Dalam kesempatan singkat itu, kepada masyarakat Aceh, ia memohon doa dan dukungan agar bisa mengemban amanah dengan baik seraya mengutip salah satu ayat Alquran, Menag selalu teringat dengan pesan bahwa amanah harus ditunaikan dengan baik dan hukum ditetapkan dengan adil.

“Anak bandel itu sudah jadi Jenderal bintang empat, jadi Menteri Agama juga. Mohon doa restunya. Satu satunya anak Aceh yang bisa jadi Jenderal bintang empat,” ujarnya.

Menag mengaku bangga menjadi anak Aceh. Dia mengenang sejak kecil dididik disiplin orang tua. Ayahnya bernama Mansur, prajurit TNI berpangkat Letnan Dua dengan 17 anak.

“Saya tiap subuh dibangunkan. Salat lalu ngaji. Kebiasaan ngaji ini saya lanjutkan sampai tua, setiap pulang Subuh,” kenangnya.

“Ngaji di usia tua, saya dengan suara keras. Kata dokter agar lidahnya tidak kelu,” sambungnya.

Menag siang nanti dijadwalkan akan memberikan sambutan pada acara Maulid di Universitas Syiah Kuala. Sorenya, Menag akan bertemu ulama Aceh di Asrama Haji. Besok, Menag akan bersilaturahmi ke UIN Ar-Raniry sebelum bertolak ke Jakarta.

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi tiba di Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, pada Sabtu malam (16/11). Kedatangannya ke Aceh dalam rangka kunjungan kerja hingga Senin (18/11) besok.[RIL]

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
21,501FollowersFollow
23,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU