Wednesday, April 1, 2020

BPBD Pidie Normalisasi Sungai Tangse

Must Read

Polisi Mulai Tarik Pasukan dari Lamkabeu

LAMKABEU | ACEHKITA.COM -- Operasi pengejaran anggota kelompok bersenjata di Desa Bayu, Kemukiman Lamkabeu, Seulimum, Aceh Besar, dipastikan berakhir...

PT LSM Tuding Aksi Warga Lhoong Diboncengi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pihak PT Lhoong Setia Mining menilai kisruh antara perusahan tambang biji besi itu dengan...

Implementasi UU Aceh Belum Maksimal

SABANG | ACEHKITA.COM – Walikota Sabang Munawarliza Zainal menyebutkan bahwa implementasi butir-butir kesepakatan Helsinki yang tertuang dalam Undang Undang...

Sudah 9 Tahun, APBA Aceh Terlambat Disahkan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Sampai saat ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Aceh (APBA) 2013 belum disahkan oleh Dewan...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

KEUMALA | ACEHKITA.COM — Mengantisipasi meluasnya terjangan banjir luapan di Kecamatan Tangse, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, menormalisasi sungai di sejumlah titik yang berpotensi kembali meluap, Selasa.

Selain normalisasi, BPBD juga akan memasang bronjong di tebing sungai yang berpotensi meluap. Dengan begitu, diharapkan banjir luapan tidak terjadi saat debit air sungai meninggi.

“Tim BPBD sedang meluncur ke lokasi bersama dengan Muspika Tangse guna bersama-sama memantau perkembangan lebih lanjut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Pidie Apriadi kepada acehkita.com.

Sementara, dampak banjir luapan di Tangse ikut merusak sebuah irigasi di Lhok Mancang Desa Pulo Seunong. Saluran irigasi yang mengairi 25 hektare areal persawahan di desa itu jebol. Akibatnya persawahan di sana tidak lagi mendapat suplai air.

Longsor juga dilaporkan menutupi badan jalan Pulo Seunong menuju Blang Reumeh. Sepanjang 50 meter jalan itu tertutup timbunan tanah longsor.

Seperti diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie sejak pagi hingga malam kemarin mengakibatkan sejumlah desa di Tangse diterjang banjir luapan. Seperti di Desa Ireue Keude Tangse, Pulo Mesjid Sa, Pulo Mesjid Dua, Dan Layan.

Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Di beberapa titik, air bahkan memasuki perumahan warga. Namun, hingga hari ini warga bertahan di rumahnya, tidak mengungsi. []

HABIL RAZALI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh dan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

More Articles Like This