Tuesday, February 18, 2020

Bersantai di Olympics Park Seoul

Must Read

Jemaah Calon Haji Kloter Pertama Embarkasi Aceh Tiba di Tanah Suci

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - 393 jemaah calon haji  (JCH) embarkasi Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 1...

Lagi, Bocah Korban Gempa Dievakuasi ke RSUZA

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM-- Satu lagi bocah korban gempa Aceh Tengah dievakuasi ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh...

Ulama Diminta Manfaatkan Teknologi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Pesatnya perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan ulama untuk menyebarkan syiar-syiar Islam kepada khalayak yang...

Ungkap Aktor Intelektual Bentrokan Singkil

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Organisasi sipil di Banda Aceh meminta kepolisian untuk menangkap aktor intelektual di balik bentrokan...

Musim gugur yang sejuk dengan angin yang bertiup sepoi-sepoi menjadi waktu yang tepat untuk bersantai atau berolahraga ringan.

Warga Seoul, Korea Selatan memanfaatkan waktu seperti ini untuk berjalan-jalan di taman dengan keluarga dan kerabat. Taman yang mempunyai peralatan olahraga gratis tentu saja juga dimanfaatkan warga untuk meningkatkan kebugaran badan.

Olympic Park menjadi salah satu yang dipilih. Selain memiliki fasilitas olahraga yang lengkap, di sini juga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling taman yang luas atau sekadar duduk-duduk menikmati sore.

Taman ini dulunya menjadi tempat penyelengaraaan olimpiade tahun 1988 ketika Korea Selatan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga akbar itu.

Selain beragam peninggalan olimpiade yang masih bisa dilihat, di sini juga terdapat galeri seni dan museum khusus sejarah olimpiade. Kafe serta patung dan karya seni artistik di ruang terbuka.

Area yang cukup luas membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk berkeliling tanpa henti. Saat musim gugur tiba, taman ini terasa sangat indah dengan perubahan dedaunan menjadi kuning, oranye, hingga coklat muda sebelum nantinya gugur.

Uniknya, di taman ini juga ditemukan peninggalan Kerajaan Beakje sekitar abad ke-3 setelah dilakukannya beragam ekskapasi arkeologi. Area ini dulunya merupakan lokasi benteng Mongchonteseong dan Mongchonhaeja atau danau buatan dari periode Beakje awal.

Dinasti Beakje merupakan salah satu dari kerajaan masa lalu yang medominasi semenanjung Korea awal abad ke-3 masehi. Untuk penyuka sejarah tentu saja Museum Beakje menjadi salah satu yang wajib dikunjungi.

Taman ini dibagi menjadi berapa zona termasuk taman olah raga rekreasi, taman seni budaya, eco park, dan history experince park yang didedikasikan untuk warisan sejarah yang ditemukan.

Karena area ini luas, disediakan beragam penunjuk arah dan peta agar pengunjung tidak nyasar. Bagi yang tidak ingin berjalan kaki atau menyewa sepeda juga boleh untuk naik kereja gandeng kecil (road train) atau kereta hadori yang terletak di peace square monumen yang tak begitu jauh dari pintu masuk.

Berikut foto-foto yang direkam oleh Khiththati, reporter acehkita.com yang berkunjung ke Korea Selatan beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau...

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Timnas Lebanon Samir Ayass

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja resmi mengikat kontrak pemain Timnas Lebanon, Samir Ahmed Ayass, selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot...

Puluhan Anak Muda Aceh Suarakan Pemenuhan HKSR

Puluhan anak muda Aceh yang mewakili lintas komunitas dan Forum Perempuan Muda menyuarakan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) untuk kelompok muda Aceh....

Jelang Kenduri Kebangsaan, Yayasan Sukma Gelar Seminar Keacehan di Unsyiah

Yayasan Sukma Bangsa bersama Forbes Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Universitas Syiah Kuala menggelar seminar Keacehan bertema ‘Kearifan Masa Lalu Kejayaan...

Istri Plt Gubernur Aceh Tinjau Rumah Layak Huni di Subulussalam

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati kembali meninjau penerima bantuan rumah layak huni di kawasan Desa Ciparpari Timur, Kecamatan Sultan Daulat,...

More Articles Like This