Tuesday, April 7, 2020

Bersantai di Olympics Park Seoul

Must Read

FOTO | Salat Idul Adha

Ribuan warga Banda Aceh memadati Masjid Raya Baiturrahman untuk melaksanakan salat Idul Adha 1432 H, Ahad (6/11). Khatib berpesan...

Newcastle Makin Kritis

LIVERPOOL-Hasrat Newcastle United untuk bertahan di Liga Premier makin menipis setelah Liverpool memberi kekalahan 3-0 di Stadion Anfield, Minggu...

KIP, DPRA, dan Eksekutif Diminta Akur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), eksekutif,...

Jaga Hutan, LPHK Damaran Baru Bentuk Tim Ranger Perempuan Pertama di Aceh

Para perempuan dari Kampung Damaran Baru di Kabupaten Bener Meriah berkumpul, lengkap dengan topi, seragam, sepatu bot, dan tas...

Musim gugur yang sejuk dengan angin yang bertiup sepoi-sepoi menjadi waktu yang tepat untuk bersantai atau berolahraga ringan.

Warga Seoul, Korea Selatan memanfaatkan waktu seperti ini untuk berjalan-jalan di taman dengan keluarga dan kerabat. Taman yang mempunyai peralatan olahraga gratis tentu saja juga dimanfaatkan warga untuk meningkatkan kebugaran badan.

Olympic Park menjadi salah satu yang dipilih. Selain memiliki fasilitas olahraga yang lengkap, di sini juga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling taman yang luas atau sekadar duduk-duduk menikmati sore.

Taman ini dulunya menjadi tempat penyelengaraaan olimpiade tahun 1988 ketika Korea Selatan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga akbar itu.

Selain beragam peninggalan olimpiade yang masih bisa dilihat, di sini juga terdapat galeri seni dan museum khusus sejarah olimpiade. Kafe serta patung dan karya seni artistik di ruang terbuka.

Area yang cukup luas membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk berkeliling tanpa henti. Saat musim gugur tiba, taman ini terasa sangat indah dengan perubahan dedaunan menjadi kuning, oranye, hingga coklat muda sebelum nantinya gugur.

Uniknya, di taman ini juga ditemukan peninggalan Kerajaan Beakje sekitar abad ke-3 setelah dilakukannya beragam ekskapasi arkeologi. Area ini dulunya merupakan lokasi benteng Mongchonteseong dan Mongchonhaeja atau danau buatan dari periode Beakje awal.

Dinasti Beakje merupakan salah satu dari kerajaan masa lalu yang medominasi semenanjung Korea awal abad ke-3 masehi. Untuk penyuka sejarah tentu saja Museum Beakje menjadi salah satu yang wajib dikunjungi.

Taman ini dibagi menjadi berapa zona termasuk taman olah raga rekreasi, taman seni budaya, eco park, dan history experince park yang didedikasikan untuk warisan sejarah yang ditemukan.

Karena area ini luas, disediakan beragam penunjuk arah dan peta agar pengunjung tidak nyasar. Bagi yang tidak ingin berjalan kaki atau menyewa sepeda juga boleh untuk naik kereja gandeng kecil (road train) atau kereta hadori yang terletak di peace square monumen yang tak begitu jauh dari pintu masuk.

Berikut foto-foto yang direkam oleh Khiththati, reporter acehkita.com yang berkunjung ke Korea Selatan beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Tiga Pasien Positif COVID-19 di Aceh Sembuh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tiga pasien positif corona atau COVID-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Mereka diperbolehkan pulang setelah...

200 Pengemudi Ojek Daring di Aceh Peroleh Bantuan Sembako

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 200 pengemudi ojek daring di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memproleh bantuan sembako dari Forum...

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan sembuh dan telah pulang dari...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

More Articles Like This