Wednesday, May 27, 2020

Belum Ada Bendahara, Panwaslu Aceh Barat Daya Harus Ngutang

Must Read

Hasil Liga 2: Kalahkan PSCS Cicalap, Persiraja Puncaki Klasemen

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Persiraja Banda Aceh kembali meraih tiga poin kandang dalam laga lanjutan Liga 2 saat...

Atase Angkatan Darat Singapura Puji Keamanan Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Atase Angkatan Darat Singapura Kolonel Yew Chee Leung, Selasa, 8/9, melakukan kunjungan kehormatan kepada...

Anyaman Rumbia

Nurlela, 46, menganyam daun rumbia untuk di jadikan atap rumah di Kampung Jalan Idi Rayeuk, Aceh Timur (8/5). Sebagian...

Teror 4 November

MAKIN besar jumlah massanya saya makin tidak khawatir. Setidaknya bila kita melihat catatan sejarah. Kerusuhan Mei 1998 tidak disulut oleh...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Barat Daya hingga kini belum memiliki bendahara. Akibatnya, mereka terpaksa harus ngutang ke pelbagai pihak untuk seluruh keperluan kantor.

Ketua Panwaslu Abdya, Rahmah Rusli, mengatakan, pihaknya sudah melakukan audiensi dengan bupati dan Sekda setempat terkait permasalah bendahara. Namun, hingga kini belum ada respon dari dari pemerintah setempat. Padahal, Panwaslu Abdya sudah mengajukan beberapa nama untuk ditetapkan sebagai bendahara.

“Sampai sekarang kita belum ada bendahara. Sekarang kami utang di mana-mana,” kata Rahmah saat ditemui di Banda Aceh, Senin (21/10/2013).

Informasi yang diperoleh, kata Rahmah, hingga saat ini bupati Aceh Barat Daya masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi tentang penetapan Panwaslu bentukan pusat. “Bupati Abdya tetap komit dengan Panwaslih-nya,” jelasnya.

Terkait masalah keuangan, lanjutnya, Panwaslu Aceh Barat Daya kini terpaksa harus mengutang dari pelbagai pihak untuk mencukupi semua kebutuhan perkantoran. Namun saat ditanya jumlah utang Panwaslu, Rahmah mengatakan tidak mengetahui jumlah persisnya.

“Jumlahnya saya tidak tau. Karena Kepala Sekretaris kantor yang mengurus semua itu. pokoknya semua peralatan kantor seperti komputer itu kami ngutang semua dan masih banyak yang harus kami utang lagi,” ungkapnya.

Menurut Rahmah, Panwaslu Aceh Barat Daya sudah mencari bendahara hingga ke Subulussalam. “Pada hakikatnya bupati Subulussalam menyambut baik tapi beliau juga minta surat keputusan dari gubernur. Sepertinya sulit kita mendapatkan surat izin dari gubernur,” ujarnya.

Rahmah berharap, bupati Aceh Barat Daya dapat menerima kehadiran Panwaslu karena tugas mereka untuk mengawasi setiap tahapan Pemilihan Umum 2014.

“Hampir semua daerah tidak menerima Panwaslu bentukan pusat. Tapi sekarang sudah banyak bupati atau walikota yang menerima kehadiran Panwaslu. Kami juga berharap agar bupati kami dapat menerima dengan iklas kehadiran Panwaslu ini,” harapnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Soal Larangan Mudik, Kankemenag Kabupaten/Kota se-Aceh Diminta Pantau ASN

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Djulaidi, kembali mempertegas larangan mudik...

17 Tahun Darurat Militer Aceh: Merawat Ingatan Kolektif Dampak Kekerasan

KontraS Aceh menggelar diskusi publik via online Zoom Meeting, Selasa (19/5/2020). Pertemuan ini menguak pengalaman dari sudut pandang pembicara, yakni; Faisal Hadi (Manajer Program...

Update Corona 14 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Tak Bertambah dalam Sepekan Terakhir

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kasus positif terinfeksi virus Corona di Aceh tidak ada penambahan kasus baru dalam sepekan terakahir. Kasus positif Covid-19 terakhir...

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Aceh Bertambah Jadi 12 Orang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Pasien positif Covid-19 asal Bener Meriah berinisial BD (24), dinyatakan telah sembuh. Santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan,...

KONI Aceh Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali Pra-PON, Porwil dan SEA Games

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Komite Olahraga Nasiona Indonesia (KONI) Aceh menyerahkan bonus uang tunai kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang...

More Articles Like This