Saturday, September 25, 2021
spot_img

Belajar Tatap Muka Dibolehkan, TK RUMAN Aceh Komitmen Soal Prokes

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM –  Seiring dengan perubahan status Kota Banda Aceh dari zona merah menjadi oranye penyebaran Corona sejak akhir Juli lalu, pemerintah membolehkan dilaksanakannya belajar tatap muka (BTM) pada semua jenjang pendidikan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Karena itu, Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) RUMAN Aceh melaksanakan BTM pada Senin (2/8). Sebelumnya, bunda guru mengantarkan bahan ajar ke rumah setiap murid sejak tahun ajaran 2021/2022 dimulai pada 12 Juli lalu.

“Dari 4 kelas di sekolah kita saat ini, 1 TK A dan 3 TK B, kita bagi menjadi 2 shift (giliran) setiap harinya. Dari 2 kelas per hari itu kita pecah lagi menjadi 4 rombel atau rombongan belajar,” ujar Fitri Mukirah, Kepala Sekolah TK RUMAN Aceh, Rabu (4/8).

Sebelumnya, Mukirah menambahkan, selama 2 pekan tahun ajaran berjalan, anak-anak belajar dari rumah (BDR). Bunda-bunda guru yang mengantarkan bahan ajar atau lembar karya ke setiap rumah anak.

“Anak-anak terlihat sangat gembira, sebab bisa bermain dan belajar bersama kawan sebayanya. Mereka langsung memanfaatkan beragam permainan di halaman sekolah. Tentu dengan mematuhi protol kesehatan pencegahan COVID-19,” jelas Mukirah.

Selain bermain, sebagian anak-anak menikmati beragam bahan bacaan bersama bunda guru yang dihidangkan di aula serbaguna sekolah mereka. Ada juga yang menggambar dan mewarnai.

Sementara itu Ahmad Arif, Pendiri dan Pembina RUMAN Aceh yang memantau momen keluarga mengantarkan anak ke sekolah, pukul 7.30 hingga 8.00 WIB pada Rabu (4/8) pagi mengajak semua pihak untuk berkomitmen perihal protokol kesehatan.

“Kita mengajak semua pihak, baik tim RUMAN Aceh maupun keluarga murid untuk senantiasa berkomitmen terhadap protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker, mengukur suhu tubuh saat tiba di sekolah dan pulang, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ungkap Arif.

Saat ini total murid TK RUMAN Aceh berjumlah 86 anak yang datang dari 3 Kecamatan di Kota Banda Aceh dan 2 Kecamatan di Aceh Besar. Dari total itu, 51 anak keluarga fakir belajar secara gratis, 31 anak dhuafa berbayar sebagian dan 4 anak lainnya berbayar penuh.

“Terima kasih kami secara khusus kepada 45 donatur tetap yang tetap berbagi rezeki di tengah kondisi pandemi. Terima kasih pula buat semua tim RUMAN Aceh atas totalitas komitmen dan dedikasi,”  pungkas Arif. []

Baca Tulisan Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Stay Connected

0FansLike
20,740FollowersFollow
22,400SubscribersSubscribe
- Advertisement -

TERBARU