Thursday, April 2, 2020

Baznas Microfinance Desa di Banda Aceh Diresmikan

Must Read

PKS Desak DPRA Bahas Kembali Qanun Jinayah

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh mengharapkan Rancangan Qanun Jinayah dan Rancangan Qanun Hukum Acara...

Soal Referendum, Plt Gubernur Aceh: Semua Pendapat Harus Dihargai

ACEHKITA TV - Mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf mengeluarkan pernyataan meminta Aceh untuk referendum. Penyataan tersebut...

Warga Kandang Temukan Mayat di Persawahan

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM -- Warga Desa Meunasah Blang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, digegerkan dengan penemuan mayat di persawahan...

Warga Harap Pilkada Berlangsung Aman

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Warga di Banda Aceh berharap pelaksanaan pilkada dapat berjalan aman dan damai. Harapan tersebut...

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Layanan Baznas Microfinance Desa (BMD) di Lampaseh Kota, Banda Aceh, Kamis (13/2) untuk memberikan manfaat bagi para pengusaha mikro.

Pendirian Baznas Microfinance Desa Lampaseh Kota tersebut ditandai dengan penyerahan pembiayaan yang dilakukan secara simbolis oleh Anggota Baznaz, Nana Mintarti didampingi Kepala Baznas Microfinance, Noor Aziz. Bantuan itu diberikan kepada perwakilan dari penerima manfaat program dengan disaksikan perwakilan dari Pemerintah Daerah Banda Aceh.

Nana mengatakan, Baznas Microfinance Desa merupakan sebuah lembaga keuangan mikro non profit yang akan memberikan layanan keuangan mikro, terutama pinjaman dan pembiayaan kepada para pelaku usaha mikro.

“Melalui BMD kami berupaya untuk menjadikan para mustahik sebagai pengusaha yang handal, mandiri dan berdaya saing. Dengan demikian, maka para pengusaha mikro ini akan terlepas dari jerat kemiskinan,” jelasnya.

Menurut Nana, program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi ini menjadi salah satu wujud komitmen Baznas dalam mengemban amanah mengelola zakat untuk menyejahterakan para mustahik.

Sementara itu Noor Aziz menyebutkan bahwa kehadiran Baznas Microfinance Desa di Banda Aceh bisa menjadi jembatan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program kemitraan.

“Berkaca pada kerja sama Baznas dengan Baitul Qiradh Baiturrahman Aceh terkait program kemitraan modal usaha di tahun 2018, kehadiran BMD di Banda Aceh akan semakin memantapkan akses untuk memperluas jaringan dalam permodalan dan perkembangan usaha bagi penerima manfaat,” ucap Noor.

Noor menambahkan, Baznas Microfinance Desa di Lampaseh Kota, Banda Aceh siap memberikan pendampingan penuh kepada masyarakat tergolong mustahik yang memiliki komitmen untuk berwirausaha dalam bentuk bantuan permodalan.

“Pendampingan usaha mikro mustahik lewat Baznas Microfinance Desa ini dinilai lebih efektif karena penerima manfaat mendapatkan langsung bantuan modal, pendampingan, hingga cara pemasaran,” katanya.

Ia menyebut, sebagai ‘role modelling’ pembiayaan non profit yang dibentuk Baznas Microfinance, BMD telah didirikan di enam titik di Indonesia. Dimulai dari BMD Bojong Rangkas, Bogor; BMD Bukittinggi, Sumatera Barat; BMD Jabon, Bogor; BMD Gunungsari, NTB; BMD Sigi, Sulawesi Tengah; BMD Sukaindah, Bekasi.

“Baznas Microfinance Desa juga diharapkan mampu menjadi program unggulan BAZNAS yang dapat diaplikasikan di berbagai daerah dalam upaya membantu pemerintah menggerakan perekonomian masyarakat,” ujar Noor.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This