Wednesday, December 11, 2019

Aturan IMEI Berlaku 18 April 2020, Bagaimana Nasib Ponsel BM?

Must Read

2 Tewas dalam Perampokan Bank di Aceh Timur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Dua perampok ditembak mati oleh polisi dalam perampokan kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang...

Tuah Aceh di Danpo Denmark

DENMARK adalah sebuah negara yang terhampar nyaris tidak ada perbukitan. Jalan-jalan hampir lurus semua tidak banyak tikungan. Kecuali di...

Jelang Muswil, 5 Calon Ketua PPP Aceh Mencuat

BANDA ACEH | ACEHKITA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh akhir pekan ini menggelar musyawarah wilayah (muswil) untuk memilih...

Dari Sabang, Seabourn Pride Menuju Mangalore

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kedatangan Kapal Pesiar Seabourn Pride di Pelabuhan Teluk Sabang, Jumat (22/3/2013) pagi, disambut dengan...

Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Peraturan Menteri (Permen) tentang pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) menggunakan identifikasi nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) pada 18 Oktober lalu.

Aturan ini akan berlaku efektif pada 18 April 2020, setelah melalui fase sosialisasi selama 6 bulan sejak Permen tersebut ditanda tangani. Adanya aturan IMEI mendapat respons beragam dari masyarakat.

Banyak masyarakat yang merasa khawatir tentang nasib ponsel mereka yang nomor IMEI-nya tidak terdaftar di data Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Kasi Standar Kualitas Layanan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dimas Yanuarsyah berkata, pengguna ponsel BM saat ini tidak perlu khawatir atau cemas. Menurutnya, pengguna tidak perlu mendaftarkan nomor IMEI mereka, ketika tidak ada dalam sistem.

“Kalau pengguna ponsel BM saat ini sudah terlanjur pakai atau membeli. Tidak perlu khawatir, walaupun baru beli dan aktif saat satu hari sebelum 18 April 2020. Tapi setelah tanggal itu, ponsel tidak bisa aktif lagi,” katanya dalam acara Sosialisasi Aturan IMEI di ITC Roxy Mas, Jakarta, Selasa (26/11).

Lebih lanjut Dimas menjelaskan, sistem di Kemenperin akan otomatis mendaftar ponsel-ponsel BM yang telah aktif di wilayah Indonesia sebelum 18 April 2020. Dengan begitu pengguna tidak perlu repot mendaftar perangkat mereka ke Kemenperin yang digunakannya saat ini.

Pemerintah saat ini sudah menyediakan situs khusus untuk cek nomor IMEI yang beralamat di imei.kemenperin.go.id. Ketika pengguna tidak menemukan nomor IMEI di situs tersebut, maka pengguna tidak perlu melakukan apa pun karena perangkat sudah aktif.

Beda soal ketika ponsel BM belum diaktifkan setelah tanggal 18 April 2020, maka sudah tidak ada lagi kesempatan bagi penggunanya dan perangkat akan diblokir.

Saat aturan ini telah berlaku, perangkat seluler seperti smartphone atau tablet yang nomor IMEI-nya tidak terdaftar di database Kemenperin akan terblokir dan tidak bisa digunakan untuk telepon, SMS, hingga tersambung ke jaringan internet yang disediakan operator seluler di Indonesia.

Dimas mengatakan, aturan IMEI ini memberikan banyak manfaat bagi pedagang dan konsumen, serta negara. Bagi konsumen, mereka akan mendapatkan ponsel yang legal dengan kualitas terbaik dan garansi resmi dari vendor.

Sementara untuk pedagang, mereka bakal mendapatkan keuntungan kepastian soal tata niaga yang baik. Dan diberantasnya ponsel BM diharapkan bisa meningkatnya pajak yang masuk ke negara.[]

kumparan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

LPSK: Saatnya Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

JAKARTA | ACEHKITA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berpendapat inilah saatnya negara...

Aceh Butuh Tenaga Non-kependidikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Majelis Pendidikan Aceh (MPA) melakukan Focus Group Discussion (FGD) hasil kajiannya tentang Tenaga Kependidikan Non Guru SMA/SMK dan Madrasah...

5 Pelari ‘Run To Care’ Anak Aceh Telah Selesaikan 250 Km

Memori perjuangan anak Aceh, menggerakkan kaki lima pelari Run To Care untuk lakukan misi kebaikan. Nicky Hogan, Carla Felany, Gatot Sudariyono, Vonny Anggraini, dan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Sulastri Terima Penghargaan Guru Inspiratif dari Menag

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kala Wih Ilang, Sulastri mendapat penghargaan dari Menteri Agama RI dalam acara Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah 2019....

Ambil Video acehkita dan acehkini, EO Festival Danau Lut Tawar Minta Maaf

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Event Organizer (EO) Bima Rakan Sejahtera (BRS), yang menjadi panitia pelaksana Festival Danau Lut Tawar 2019 meminta maaf atas...

More Articles Like This