Friday, April 3, 2020

Aceh Miliki 11 Sensor Gempa

Must Read

PBSI Aceh Tengah Gelar Turnamen Bulutangkis

TAKENGON | ACEHKITA.COM – Pengurus Cabang Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Aceh Tengah menggelar open turnamen bulutangkis dengan total...

Belum Ada Bendahara, Panwaslu Aceh Barat Daya Harus Ngutang

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Barat Daya hingga kini belum memiliki bendahara. Akibatnya, mereka...

Evakuasi Korban Rakit

Warga berusaha mengevakuasi warga yang tenggelam bersama rakit penyeberangan di Lamno, Ahad (21/3). Tiga orang meninggal dalam musibah itu.

‘Ayam’ Medan Fokus ke Piala AFC

JAKARTA-Batalnya laga Persija Jakarta kontra PSMS Medan, pada Jumat (17/4) memberi 'berkah' untuk tim Sumatera Utara. Pasalnya, mereka bisa...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh memiliki 11 sensor untuk memantau aktivitas gempa tektonik dan vulkanik di seluruh Provinsi Aceh.

Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie Eridawati menjelaskan, 11 alat sensor itu terhubung dengan sistem jaringan informasi gempa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika di Jakarta.

Sensor itu dipasang di sejumlah tempat, seperti Mata Ie (Aceh Besar), Meulaboh (Aceh Barat), Tapaktuan (Aceh Selatan), Simeulue, Lhokseumawe.

Data yang direkam sensor terdekat dengan pusat gempa selanjutnya secara otomatis akan dikirim ke Stasiun Geofisika Mata Ie, yang selanjutnya akan dianalisa petugas. Mata Ie, berkoordinasi Balai I Geofisika Medan, menganalisa setiap informasi gempa yang direkam sensor.

“Gempa di bawah 5 SR menjadi kewenangan kami menganalisa. Tapi kalau sudah di atas 5 SR, itu sudah wewenang Pusat,” kata Eridawati kepada acehkita.com, Senin (9/11/2015) siang.

11 sensor gempa ini juga terhubung dengan sistem jaringan informasi gempa di tingkat nasional, sehingga Pusat bisa memantau gempa yang terjadi di setiap daerah di Aceh.

Aceh menjadi salah satu daerah yang intensitas gempanya tinggi di Indonesia. Pasalnya, provinsi ini berada di bentangan Patahan Semangko atau Sesar Sumatera –sebuah patahan gempa sepanjang 1.900 kilometer yang membentang dari Aceh hingga Teluk Semangko di Lampung. Patahan Semangk ini tersegmentasi hingga 20 segmen utama. Selain itu, Aceh juga berada di dekat pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia.

Stasiun Geofisika Mata Ie mencatat Aceh diguncang tujuh kali gempa setiap hari. Namun tidak semua gempa itu bisa dirasakan manusia. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Update Corona di Aceh: Sudah 37 PDP COVID-19 Pulang dari RS dan Sehat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Sebanyak 37 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona atau COVID-19 di Aceh dilaporkan...

Update Corona di Aceh: ODP Bertambah Jadi 893, PDP 45, dan Hasil Swab EY Negatif

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh kembali bertambah. Kali ini ODP bertambah 96 orang menjadi...

Surat Wali Nanggroe Kepada Para Tenaga Medis

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haytar menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang saat ini menjadi garda...

Ruang Outbreak Pinere RSUDZA Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - RSUDZA Banda Aceh telah memiliki 12 ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) pada Selasa (31/3/2020). Ke-12 ruang...

Update Corona di Aceh: 5 Positif, 2 Meninggal, 44 PDP, 797 ODP

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona di Aceh bertambah 177 orang menjadi 797 orang per Selasa (31/3/2020) pukul 15.00...

More Articles Like This