Sunday, November 17, 2019

38 Pelajar Malaysia Belajar Bahasa Arab ke Dayah Insan Qurani

Must Read

Video Pemulangan Jenazah Mahasiswa Malaysia

BLANG BINTANG | ACEHKITA.COM -- Jenazah korban kecelakaan bus di lintasan Beureunuen-Meulaboh, Pidie, akhirnya dipulangkan ke Malaysia melalui Bandar...

Banjir Bandang Landa Ligan

SAMPOINIET | ACEHKITA.COM -- Hujan deras yang mengguyur pegunungan Sampoiniet, Aceh Jaya, Jumat (23/4) petang, menyebabkan banjir bandang melanda...

Hati-hati Nyebrang di Jalan Raya

BEUREUNUEN | ACEHKITA.COM -- Suasana mudik Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah di Aceh membuat ruas jalan raya Banda...

Tagana Ungsikan 68 Keluarga

BANDA ACEH, acehkita.com. Akibat banjir sejak dini hari tadi, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Aceh Tengah, telah...

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – 38 pelajar Sekolah Berasrama Penuh Integrasi (SBPI) Rawang Selangor Malaysia dan 5 guru pendamping kembali mengunjungi Dayah Insan Qurani di Kabupaten Aceh Besar, dalam rangka belajar bahasa Arab selama 14 hari yang dipusatkan di Kantor LAN Aceh, Banda Aceh, selama 6-19 November 2019.

Program pembelajaran bahasa Arab tersebut merupakan program kerjasama Dayah Insan Qurani dengan SBPI Rawang Malaysia. Sebelumnya guru Dayah Insan Qurani juga diundang ke sekolah tersebut.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ustaz Muzakkir mengatakan seyogyanya Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dayah Insan Qurani, namun karena belum memiliki aula serta sarana dan prasarananya yang belum memadai, maka pusat belajarnya dipindahkan ke aula Kantor LAN.

“Kami menyambut baik dan sangat senang bahwa Aceh, dalam hal ini Dayah Insan Qurani kembali dipercaya sebagai tempat dilaksanakan Daurah Bahasa Arab bagi adik siswa dari Malaysia, dan ini merupakan kegiatan yang ke 5 sejak tahun 2015, namun sampai saat ini kegiatan daurah ini terpaksa dilaksanakan di luar Dayah IQ karena kondisi sarana kami yang belum memungkinkan, mudah-mudahan pada tahun berikutnya bisa dilaksanakan di dayah kami,” ujar Muzakkir dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/11).

“Kami berharap kepada anak-anak kami para peserta daurah, semoga mendapatkan hasil yang maksimal dalam belajar Bahasa Arab sehingga bisa kembali ke Malaysia dengan peningkatan bahasa yang signifikan. Tahun ini haruslah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Selama di Aceh mereka diajarkan cara cepat agar bisa berkomunikasi dalam bahasa Arab oleh dewan guru dari Dayah Insan Qurani dan mereka juga belajar out door ke sejumlah tempat wisata di Banda Aceh, seperti Museum Tsunami, Kapal PLTD Apung dan sejumlah tempat lainnya, disana nantinya mereka belajar bahasa Arab sambil bermain.

“Mereka belajar indoor dan out door, nanti juga akan melakukan praktik muhadasah dengan santri dayah insan Qurani,” kata Muzakkir.

Sementara Kepala SBPI Rawang Malaysia Ustaz Abdus Salam mengapresiasi kerja sama dengan Aceh yang sudah memasuki tahun ke lima sejak 2015 lalu. “Terima kasih sambutan hangat masyarakat Aceh, khususnya jajaran Dayah IQ. Alhamdulillah sangat senang dengan kerja sama ini dengan penyambutan dan pelayanan yang luar biasa,” ujarnya.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

‘Saweu Gampong’ Bertemu Ulama, Menag Fachrul Razi Tiba di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi tiba di Aceh melalui Bandara...

Bermain Imbang, Persiraja dan Sriwijaya FC Melaju ke Semifinal Liga 2 2019

Persiraja Banda Aceh lolos ke semifinal Liga 2 2019 setelah bermain imbang dengan Sriwijaya FC dalam laga terakhir babak 8 besar, Sabtu (16/11). Laga...

Masyarakat Aceh Masih Kurang Percaya Vaksin untuk Imunisasi Anak

Masyarakat Aceh masih kurang percaya dengan vaksin, hingga jumlah anak yang diimunisasi menjadi sangat rendah. Faktornya karena ada vaksin seperti untuk campak dan rubella...

Aceh Dilanda Gempa Magnitudo 5,1

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 dengan kedalaman 175 kilometer terjadi di perairan laut Kota Sabang, Aceh, Jumat (15/11/2019) pukul...

Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Maluku Utara dan Sulut

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Gempa bumi magnitudo 7,4 melanda perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara (Sulut) pada pukul 23.17 WIB. Badan Meteorologi...

More Articles Like This