38 Pelajar Malaysia Belajar Bahasa Arab ke Dayah Insan Qurani

0
772
38 Pelajar Malaysia Belajar Bahasa Arab ke Dayah Insan Qurani
Pelajar Malaysia belajar Bahasa Arab ke Dayah Insan Qurani yang dipusatkan di aula Kantor LAN, Banda Aceh. (Foto: Dok. Dayah IQ)

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – 38 pelajar Sekolah Berasrama Penuh Integrasi (SBPI) Rawang Selangor Malaysia dan 5 guru pendamping kembali mengunjungi Dayah Insan Qurani di Kabupaten Aceh Besar, dalam rangka belajar bahasa Arab selama 14 hari yang dipusatkan di Kantor LAN Aceh, Banda Aceh, selama 6-19 November 2019.

Program pembelajaran bahasa Arab tersebut merupakan program kerjasama Dayah Insan Qurani dengan SBPI Rawang Malaysia. Sebelumnya guru Dayah Insan Qurani juga diundang ke sekolah tersebut.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ustaz Muzakkir mengatakan seyogyanya Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dayah Insan Qurani, namun karena belum memiliki aula serta sarana dan prasarananya yang belum memadai, maka pusat belajarnya dipindahkan ke aula Kantor LAN.

“Kami menyambut baik dan sangat senang bahwa Aceh, dalam hal ini Dayah Insan Qurani kembali dipercaya sebagai tempat dilaksanakan Daurah Bahasa Arab bagi adik siswa dari Malaysia, dan ini merupakan kegiatan yang ke 5 sejak tahun 2015, namun sampai saat ini kegiatan daurah ini terpaksa dilaksanakan di luar Dayah IQ karena kondisi sarana kami yang belum memungkinkan, mudah-mudahan pada tahun berikutnya bisa dilaksanakan di dayah kami,” ujar Muzakkir dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/11).

“Kami berharap kepada anak-anak kami para peserta daurah, semoga mendapatkan hasil yang maksimal dalam belajar Bahasa Arab sehingga bisa kembali ke Malaysia dengan peningkatan bahasa yang signifikan. Tahun ini haruslah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Selama di Aceh mereka diajarkan cara cepat agar bisa berkomunikasi dalam bahasa Arab oleh dewan guru dari Dayah Insan Qurani dan mereka juga belajar out door ke sejumlah tempat wisata di Banda Aceh, seperti Museum Tsunami, Kapal PLTD Apung dan sejumlah tempat lainnya, disana nantinya mereka belajar bahasa Arab sambil bermain.

“Mereka belajar indoor dan out door, nanti juga akan melakukan praktik muhadasah dengan santri dayah insan Qurani,” kata Muzakkir.

Sementara Kepala SBPI Rawang Malaysia Ustaz Abdus Salam mengapresiasi kerja sama dengan Aceh yang sudah memasuki tahun ke lima sejak 2015 lalu. “Terima kasih sambutan hangat masyarakat Aceh, khususnya jajaran Dayah IQ. Alhamdulillah sangat senang dengan kerja sama ini dengan penyambutan dan pelayanan yang luar biasa,” ujarnya.[RIL]

ACEHKITA.COM mendapatkan bantuan dana dari Google News Initiative (GNI) melalui program Journalism Emergency Relief (JER) Fund sebesar US$5.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.