314 Warga Lansia di Aceh Telah Divaksin Sinovac, Vaksinasi Nakes Sudah 96,1 Persen

vaksinasi nakes di aceh
Tenaga kesehatan di Aceh menerima suntikan vaksin COVID-19. Foto: Ucok Parta

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sebanyak 314 warga lanjut usia (lansia) dan 16.210 petugas pelayanan publik di Aceh telah menerima suntikan vaksin corona Sinovac dosis pertama. Sementara vaksinasi corona bagi tenaga kesehatan (nakes) telah mencapai 96,1 persen atau 54.257 dari sasaran sebanyak 56.472 orang.

“Progres vaksinasi COVID-19 meningkat baik petugas pelayanan publik maupun para lansia,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG kepada awak media, Kamis (18/3) malam.

SAG menyebut, progres vaksinasi petugas pelayanan publik meningkat dari 14.007 orang kemarin menjadi 16.210 orang. Sementara vaksinasi lansia juga meningkat dari 250 orang menjadi 314 orang.

“Sasaran vaksinasi COVID-19 petugas pelayanan publik sebanyak 478.489 orang. Jumlah sasaran vaksinasi Lansia di Aceh sebanyak 435.651 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, yang dimaksud petugas pelayanan publik sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua yakni TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas publik lainnya yang meliputi petugas bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, perusahaan daerah air minum, petugas lain yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Adapun kelompok lansia adalah penduduk yang umurnya 60 tahun ke atas.

SAG mengatakan, tahapan vaksinasi dan kelompok sasaran ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, melalui Surat Keputusan Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

“Petugas pelayanan publik dan para lansia itu baru mendapat vaksinasi dosis pertama, dan mereka akan disuntik dosis kedua 14 hari setelah dosis pertama diterima,” sebutnya.

Sementara itu, lanjut SAG, nakes yang sudah menerima vaksin dosis pertama hingga per 17 Maret 2021 sudah mencapai 54.257 orang, atau sekitar 96,1 persen dari sasaran sebanyak 56.472 orang. Sementara nakes yang sudah mendapat vaksin dosis kedua sudah mencapai 46.687 orang atau sekitar 82,7 persen dari target.

“Selama vaksinasi COVID-19 di Aceh, belum ada kasus kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) yang serius, dan kita harapkan semua kelompok sasaran tidak menunda-nunda divaksinasi,” kata SAG.

Update: Total Kasus Corona Capai 9.712

Selanjutnya, SAG menyampaikan, kasus baru terkonfirmasi positif corona di Aceh bertambah sebanyak 10 orang dalam 24 jam terakhir. Pasien yang sembuh bertambah tiga orang, dan tidak ada korban meninggal dunia.

Ia merincikan, penambahan 10 kasus baru positif COVID-19 di Aceh meliputi warga Kabupaten Aceh Besar sebanyak empat orang, Kota Banda Aceh dua orang, dan warga Kabupaten Aceh Timur satu orang. Selebihnya tiga orang lainnya semuanya warga dari luar Aceh.

Sementara pasien penderita COVID-19 yang dilaporkan sembuh bertambah tiga orang, yakni warga Kota Banda Aceh sebanyak dua orang, dan satu lainnya warga Kabupaten Aceh Timur. “Kasus meninggal dunia tidak ada penambahan dalam 24 jam terakhir,” kata SAG.

Ia menambahkan, secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.712 kasus per 18 Maret 2021. “Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.972 orang. Penderita dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 1.354 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 386 orang,” sebutnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.