Thursday, February 27, 2020

16 Penyintas Konflik Aceh Beri Kesaksian

Must Read

FOTO | Diduga Penembak Kader PNA

Dua orang yang diduga menembak Muhammad Zainal Abidin, kader Partai Nasional Aceh, dihadirkan pada konferensi pers di Mapolres Pidie,...

Nyanger Sambil Beramal

DALAM dunia kopi ada satu minuman khas varian dari kopi yang hanya dikenal di Aceh, penikmat kopi menyebutnya sanger....

Warga Skotlandia Diculik di Aceh Timur

LANGSA | ACEHKITA.COM -- Karyawan PT Medco E&P Malaka yang berkebangsaan Skotlandia, Malcomi Primerose, 61 tahun, diculik enam pria...

4 Tersangka Ditahan Terkait Bentrokan Singkil

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM -- Kepolisian Daerah Aceh menahan empat orang terkait kasus bentrokan antarwarga di Kabupaten Aceh Singkil,...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

LHOKSUKON | ACEHKITA.COM – Sebanyak 16 korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) konflik Aceh memberi pernyataan dalam Rapat Dengar Kesaksian di muka umum yang digelar oleh Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh selama dua hari, 16-17 Juli 2019, bertempat di aula Kantor DPRK Aceh Utara.

Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi, dalam keterangan tertulis menyampaikan, pada hari pertama dijadwalkan 7 dari 16 korban pelanggaran HAM konflik Aceh tersebut akan memberikan kesaksian. “Besoknya dilanjutkan dengan sembilan orang lain yang kemudian ditutup dengan komentar para ahli,” ujarnya, Selasa (16/7/2019).

Rapat Dengar Kesaksian yang dimulai pukul 09.22 WIB diawali dengan penyampaian sambutan perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Pada kegiatan ini disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan pembicara utama dari salah seorang seorang juru runding RI pada MoU Helsinki, Soleman B. Ponto. Dalam pemaparannya di hadapan lebih kurang 200 hadirin, disebutkan Soleman menyampaikan bahwa kegiatan pengungkapan kebenaran seperti ini mestinya sudah sejak lama dilaksanakan. Begitu pula poin dalam MoU Helsinki yang belum terealisasi seperti pengadilan HAM yang harusnya sudah ada sejak lama.

Rapat Dengar Kesaksian dibuka secara resmi oleh Asisten I Setdakab Aceh Utara, Dayan Albar. Dalam sambutan tertulis Bupati Aceh Utara disebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendukung sepenuhnya pengungkapan kebenaran yang dilakukan oleh KKR Aceh, dan Pemkab berkomitmen untuk membantu reparasi atau pemulihan kepada korban.

Rapat Dengar Kesaksian tersebut dipimpin oleh Komisioner KKR Aceh yakni Afridal Darmi, Evi Narti Zain, Masthur Yahya, Ainal Mardhiah, Daud Beureueh, dan Fuadi.

Menurut Afrizal, Rapat Dengar Kesaksian tersebut akan menjadi sarana pendidikan publik yang mana hasilnya akan menjadi rekomendasi reparasi mendesak dan komprehensif. “Saat ini sudah ada 77 korban yang sudah kita berikan rekomendasi ke BRA,” tuturnya.

Dalam keterangan tertulis itu juga disebutkan, Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh, Hendra Saputra, menyampaikan bahwa KontraS Aceh sangat mengapresiasi kegiatan Rapat Dengar kesaksian. Menurutnya menjadi salah satu upaya pemulihan dan memberikan ruang bagi korban untuk mengungkapkan fakta terhadap peristiwa yang dialami.

Apresiasi juga diberikan kepada Pemkab Aceh Utara atas dukungan dan komitmennya dalam pelaksanaan Rapat Dengar Kesaksian itu.

Di sisi lain, KontraS Aceh juga mendesak Pemerintah Aceh untuk mendukung proses yang sedang dikerjakan oleh KKR ini. Selain reparasi termasuk upaya rekonsiliasi dan reformasi institusi.

Hendra menambahkan pihaknya menyayangkan ketidakhadiran Pemerintah Aceh untuk mendengarkan cerita korban. “Hal ini semakin menunjukkan bahwa Pemerintahan Aceh saat ini tidak peduli dengan upaya penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu. KKR Aceh sebagai lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah justru dibiarkan bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari Pemerintah Aceh” sebutnya.[RIL]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Jajan Pakai Uang Palsu, Dua Warga Aceh Ditangkap Polisi

LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.COM - Dua warga Aceh ditangkap polisi di Kota Lhokseumawe, setelah jajan makanan dan minuman dengan uang...

Diskusi Quo Vadis Rencana Investasi Aceh, Yuk!

Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerja sama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA),...

Wali Nanggroe Bertemu Dubes Uni Eropa Bahas MoU Helsinki

JAKARTA | ACEHKITA.COM - Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-haythar bertemu Duta Besar (Dubes) Uni Eropa delegasi untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket, membahas...

Daftar Nama 22 Petugas Haji 2020 Kloter Aceh yang Lolos Seleksi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mengumumkan 22 nama calon petugas haji Aceh yang lulus dalam seleksi petugas haji...

Busana Rumoh Syar’i di Aceh Wedding Expo 2020 Dapat Pujian dari Ketua DWP

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Aceh, Safrida Yuliani, memuji keindahan busana muslim hasil karya Rumoh Syar'i. Ia terpukau menyaksikan peragaan model yang mengenakan...

More Articles Like This