Sunday, March 29, 2020

Warga Keumala Tarawih dalam Gelap

Must Read

FOTO | Rohingya Baca Qur’an

Perempuan etnis Rohingya, Myanmar yang terdampar di perairan Idi Rayeuk membaca Al Qur'an dipenampungan sementara di Sanggar Kegiatan Belajar...

Pukat Tarik

Nelayan mendorong perahu pukat (jaring) ke laut di Kampung Jawa, Banda Aceh, Selasa (5/1). Metode pukat tarik tradisional di...

Persiraja Menang

Pemain Persiraja melesatkan tendangan ke gawang The Titan dalam pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion H Dimurthala, Banda...

Geledah LP, Petugas Temukan Bendera GAM

LHOKSEUMAWE -- Petugas menemukan bendera Gerakan Aceh Merdeka, benda tajam, dan uang belasan juta dari para narapidana di Lembaga...
Redaksi
Redaksihttp://www.acehkita.com
ACEHKITA.COM hadir sejak 19 Juli 2003. Kami bisa dihubungi via @acehkita, redaksi[at]acehkita[dot]com

KEUMALA | ACEHKITA.COM – Malam tarawih kedua, Sabtu (21/7), sejumlah desa di Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, terpaksa salat dalam keadaan gelap. Gara-garanya, listrik PLN padam total.

Pantauan acehkita.com, lampu padam sekitar pukul 20.45 WIB Saat warga sedang melaksanakan salat tarawih pada malam kedua puasa. Padamnya listrik tersebut tidak mengganggu jemaah salat tarawih. Mereka terlihat khusuk melaksanakan salat tarawih tersebut pada malam kedua puasa Ramadan 1433 H. Daerah yang mati lampu yaitu Desa Jijiem, Paloh, Cot Nuran, Pulo Pante, dan sejumlah daerah lain di kecamatan tersebut.

Sebelumnya, pihak PLN mengatakan ketersediaan pasokan listrik selama bulan Ramadan 1433 H aman dan tidak akan terjadi pemadaman listrik. Pun demikian pihaknya tidak bisa memberi jaminan, karena kondisi alam juga sangat berpengaruh.

“Dari segi daya sudah cukup. Namun kita tidak bisa menjamin karena jika terjadi angin kencang, pasti ada kabel yang putus, kata General Manager PT
PLN (Persero) Wilayah Aceh Ir Sulaiman Daud, beberapa waktu lalu menjelang Ramadan.

Jaringan listrik di Keumala terganggu hingga berakhirnya salat tarawih. Hingga pukul 21.30 WIB, listrik masih padam. []

1 COMMENT

  1. Bukankah di Keumala ada petinggi GAM dan Partai Aceh? Bagaimana bisa PLN berani melakukan pemadaman disana, apa tidak takut pada satgas Partai Aceh yang sewaktu-waktu bisa mengamuk karena padamnya listrik di wilayah “mereka”. Katanya jika Pentolan GAM yang jadi pemimpin Aceh jauh lebih baik, kok bisa masih ada pemadaman listrik di Aceh?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

Cegah Corona, Masjid Raya Baiturrahman Disemprot Disinfektan Sebelum Salat Jumat

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Enam belas personel gabungan dari unit KBR (kimia, biologi, radio aktif) Detasemen Gegana Satuan...

Cegah Penyebaran Corona, Arab Saudi Hentikan Shalat Berjamaah di Masjid

RIYADH – ACEHKITA.COM – Pemerintah Arab Saudi, hari Selasa waktu setempat (Rabu dini hari WIB), menghentikan sementara pelaksanaan shalat berjamaah di semua masjid negara...

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Aceh Liburkan Sekolah Mulai Besok

Mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona atau Covid-19, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meliburkan sekolah-sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, mulai besok, Senin (16/3/2020). Penegasan...

Biaya Haji Aceh 2020 Rp 31.454.602, Termurah se-Indonesia

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 H/2020 untuk Jamaah Calon Haji asal embarkasi Aceh sebesar Rp 31.454.602 per jamaah, sedangkan besaran Bipih 1441 H/2020...

Persiraja Jadi Klub Pertama di Liga 1 2020 yang Didenda Komdis PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan dari hasil sidang yang dilakukan pada Senin (9/3/2020) lalu. Ada 3 hukuman yang diberikan buat klub dan individu...

More Articles Like This