Wednesday, June 3, 2020

Warga Batee Dihebohkan Upaya Penculikan Bayi

Must Read

Pekerja Aceh Independen Tuntut Gaji

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sekitar 60 pekerja media harian Aceh Independen menuntut petinggi koran itu untuk membayar...

Rapor dan Jadwal Liga Champions

LONDON-Besok malam, leg kedua Liga Champions kembali diputar. Menjelang pertandingan perempatfinal leg kedua, Reuters menginformasikan situasi disiplin pemain di...

Dua Program Studi FISIP Teuku Umar Raih Akreditasi B

ACEH BARAT | ACEHKITA.COM – Dua program studi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar Meulaboh...

Abu Rimba Menyerah

Munir alias Abu Rimba alias Abu Uteun, tokoh yang masuk daftar pencarian orang yang dikeluarkan Kepolisian Daerah Aceh, menyerahkan...

SIGLI | ACEHKITA.COM – Warga Gampong Genting Timur Kecamatan Batee, Pidie, dihebohkan dengan upaya penculikan bayi berumur empat bulan oleh orang yang belum teridentifikasi di rumah Zulkifli Bin Alibasyah (30), Senin (20/3/2017) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Kejadian bermula saat pelaku mendatangi rumah Zulkifli, hendak mengambil sang bayi, Arka Rizkillah Bin Zulkifli (4 bulan).

Saat itu, Arka sedang diayun ibu kandungnya Nurhayati binti Rusli (36). Sedangkan sang ayah kala itu tidak berada di rumah.

Nurhayati berfirasat lain terhadap anaknya, sehingga ia bangun dari tidur untuk melihat anaknya. Ia meraba-raba anaknya di ayunan.

Mengatahui anaknya sudah tidak ada lagi di ayunan, Nurhayati dilanda kepanikan. Lalu ia melihat pintu belakang dan jendela samping tempat tidurnya telah terbuka.

Kecurigaan Nurhayati memuncak, dirinya pun mengambil batu yang ada di samping tempat tidur. Selanjutnya, ia berjalan ke dapur. Di sana, ia mendapati pelaku sedang mengarahkan pisau ke anaknya.

Sontak dengan apa yang dilihatnya, Nurhayati langsung melempar batu yang diambilnya tadi ke arah pelaku. Lemparannya mengenai tangan pelaku, sehingga pisau yang dipegang pelaku terjatuh.

Seolah tak mempedulikan sang ibu bayi, pelaku mengambil kembali pisaunya. Nurhayati pun tak mau kalah, ia juga mengambil kembali batu yang telah dilemparnya dan kembali melempar ke arah ke pelaku hingga mengenai punggung belakang.

Nurhayati berusaha mengambil anaknya yang diletakkan di atas dapur. Tidak mau menyerah, pelaku berduel dengan ibu sang bayi.

Rambut Nurhayati ditarik oleh pelaku. Usai berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, barulah pelaku melepas rambut Nurhayati, lalu melarikan diri.

“Walaupun ibu korban dan pelaku sempat duel, bayi selamat dan Alhamdulillah dalam keadaan sehat,” kata Kepala Polisi Sektor Batee Iptu Much Aji, Selasa (21/3/2017).

Menurut dia, dari keterangan ibu korban kepada polisi, ciri–ciri pelaku berbadan tinggi dan langsing, rambut cepak warna kulit kurang jelas dan memakai baju lengan pendek serta memakai sepatu.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Syamsul, mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dan menghidupkan kembali pos keamanan keliling (poskamling).

Hingga kini, pihak kepolisian tengah mendalami kasus dugaan penculikan bayi tersebut.

“Kami sedang melakukan pendalaman atas kejadian yang sudah merabak isu mengenai penculikan,” kata Syamsul.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

TERBARU

PSSI Buka Kemungkinan Liga 1 2020 Dilanjutkan September dan Mainnya di Pulau Jawa

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Nasib kelanjutan Liga 1 2020 masih belum terang. Dalam rapat virtual antara PSSI dengan...

Update Covid-19 Aceh: Jumlah ODP Bertambah 40 Orang dalam Sehari, Kini Totalnya Jadi 2.100

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Jumlah Orang Dalam Pemantauan terkait virus corona atau Covid-19 di Aceh bertambah 40 orang dalam sehari per Selasa (2/6)...

ICW Gandeng MaTA Buka Posko Pengaduan Distribusi JPS dan Pengadaan Alkes Covid-19 di Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) menggandeng Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) untuk membuka posko pengaduan terkait distribusi Jaringan Pengaman Sosial...

Fenomena Gerhana Bulan Penumbra dan Matahari Parsial Akan Lintasi Aceh

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh memperkirakan 2 fenomena gerhana akan melintasi langit Aceh pada bulan Juni...

Ibadah Haji 2020 Ditiadakan karena Corona, 4.187 CJH Aceh Berangkat Tahun Depan

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM - Seiring pelaksanaan ibadah haji 2020 ditiadakan akibat pandemi virus corona yang melanda Tanah Air maupun Arab Saudi, Kantor Wilayah...

More Articles Like This